Rehabilitasi dan Pengelolaan Terumbu Karang
Kementerian PPN/Bappenas saat pembukaan acara Kick Off COREMAP-CTI. Sumber Foto : aar/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian PPN/BAPPENAS (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional), menggelar kegiatan Kick Off COREMAP-CTI, dengan mengusung tema “Pelestarian Sumber Daya Alam dan Pemanfaatan Berkelanjutan”, yang berlangsung di Nusa Dua, Badung, Bali, pada Selasa (30/3/2021) pagi.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu program kolaborasi antara Kementerian PPN/BAPPENAS, Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Klungkung, dan Coral Triangle Center (CTC) yang memiliki tujuan untuk melestarikan ekosistem bawah laut khususnya terumbu karang, yang berada di Kawasan Konservasi Perairan (KKP) serta didukung pelaksanaannya oleh Bank Pembangunan Asia (ADB) melalui Indonesia Climate Change Trust Fund (ICCTF).

Baca Juga :  Konsisten Berdayakan Penyandang Disabilitas, PLN Raih Penghargaan Bergengsi CNN Indonesia Awards

Program ini merupakan salah satu strategi jangka panjang, dalam pengelolaan sumber daya pesisir untuk menguatkan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan. Terlebih, Indonesia saat ini memiliki 596 jenis terumbu karang, dengan angka tersebut membuat Indonesia sebagai negara yang memiliki 14% kekayaan terumbu karang dari total luas yang ada diseluruh Indonesia. Mengingat pentingnya perlindungan bagi kekayaan pesisir yang dimiliki Indonesia, maka dari itu kebijakan program rehabilitasi dan pengelolaan terumubu karang, merupakan hal yang akan menjadi prioritas Nasional Pemerintah Indonesia dalam menjaga keberlangsungan ekosistem laut yang dimiliki.

Dalam kesempatannya, Sekretaris Kementerian PPN/BAPPENAS, Himawan Hariyoga menjelaskan, dalam agenda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 – 2024, Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Barat yang memiliki terumbu karang dengan keanekaragaman yang tinggi, termasuk dalam skala prioritas Nasional, kegiatan Coral Reef Rehabilitation and Management Program-CTI yang diselenggarakan untuk menjaga kelestarian terumbu karang yang dimiliki.

Baca Juga :  Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML) Badung Tingkatkan Kualitas Pembinaan Generasi Muda

“Melalui kegiatan Coral Reef Rehabilitation and Management Program, (COREMAP – CTI) diharapkan mampu menjadi trigger atau stimulus pasca pandemi Covid – 19, untuk menggerakan kegiatan lain di bidang ekonomi wilayah pesisir Indonesia, khususnya KKP di Provinsi Bali dan NTB,” ungkapnya.

Rehabilitasi dan Pengelolaan Terumbu Karang
Kementerian PPN/Bappenas saat pembukaan acara Kick Off COREMAP-CTI. Sumber Foto : aar/bpn

Di Bali sendiri, pilot project program tersebut akan digelar di Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, sebagai lokasi yang menjadi percontohan, dalam pelestarian sumber daya pesisir dalam hal ini adalah terumbu karang, untuk meningkatkan efektifitas pengelolaannya sebagai sumber perekonomian masyarakat pasisir dan Nasional.

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News