Posko Desa
Danrem 163/Wirasatya, Brigjen TNI Husein Sagaf, pimpin langsung Rakor Pembentukan Pilot Project Posko Desa. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Sampai dengan saat ini Pandemi Covid-19 masih berlangsung dan membutuhkan penanganan yang lebih intensif, dengan melibatkan berbagai pihak baik itu pemerintah, TNI-Polri serta komponen lain hingga ke tingkat Desa atau Kelurahan.

Menindaklanjuti hal tersebut, serta sebagai inisiasi dari Kodam IX/Udayana. Korem 163/Wira Satya bersama Kodim jajaran di bawahnya, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pembentukan Pilot Project Posko Desa.

Rapat yang digelar secara virtual tersebut dipimpin langsung oleh Danrem 163/Wira Satya, Brigjen TNI Husein Sagaf, SH., yang dihadiri oleh seluruh Dandim di Jajaran Korem 163/Wira Satya, Jumat, (19/2/2021) bertempat di ruang video conference masing-masing.

Dalam arahannya, Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf, S.H., mengatakan, pembentukan Pilot Project Posko Desa merupakan inisiasi dari Kodam IX/Udayana dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 di Bali.

Baca Juga :  Dengan Pengamanan Ketat, Kabupaten Jembrana Terima Vaksin Covid-19

“Pembentukan Pilot Project Posko Desa ini nantinya akan menjadi percontohan bagi Posko Desa lainnya,” ungkap Danrem.

Sesuai hasil koordinasi dengan Kodim Jajaran, Pilot Project Posko Desa direncanakan akan dilaksanakan di 11 Desa/Kelurahan dari 5 Kabupaten/Kota dengan rincian sebagai berikut. Kabupaten Badung, yaitu Desa Unggasan, Desa Dalung dan Desa Tuban. Kabupaten Gianyar, yaitu Desa Mas. Kabupaten Tabanan, yaitu Desa Dauh Peken. Kabupaten Bangli, yaitu Desa Abuan. Serta Kota Denpasar, yaitu Desa Pemecutan Kaja, Desa Sumerta Kelod, Desa Pemecutan Kelod, Desa Pemogan dan Kelurahan Sesetan.

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here