Endek Bali
Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) RI, Yasonna H. Laoly merasa bangga atas disertifikatkannya Kekayaan Intelektual (KI) Kepemilikan Komunal berupa Ekpresi Budaya Tradisional dan Pengetahuan Tradisional Tenun Endek Bali yang diperjuangkan oleh Gubernur Bali, Wayan Koster ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI.

Kebanggan tersebut dicurahkan langsung oleh Menteri Yasonna saat Gubernur Koster bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny Putri Koster mengajak Menteri Yasonna melihat anekaragam motif dan warna Kain Endek Bali ke Pameran IKM Bali Bangkit di Lantai I, Gedung Ksirarnawa Taman Budaya, Denpasar, usai menghadiri acara Penyerahan Sertifikat Kekayaan Intelektual pada Jumat (5/2/2021) lalu.

Baca Juga :  Kedepankan Langkah Persuasif, Tim Gabungan Kelurahan Padangsambian Bagikan Nasi Bungkus dan Masker

Setibanya di stand pameran proses penenunan Kain Songket Bali, Menteri Yasonna semakin tergugah untuk segera menyelamatkan warisan Kekayaan Intelektual (KI) Kepemilikan Komunal berupa Ekpresi Budaya Tradisional dan Pengetahuan Tradisional di Nusantara. Mengingat dalam proses penenunan untuk satu kain songket saja memakan waktu sangat lama, dengan menggunakan alat tenun tradisional.

Seorang penenun tradisional asal Telaga Tawang, Sidemen, Karangasem, Ibu Kadek Winianti yang sedang menenun Kain Songket bermotif Bulan Kayonan dihadapan Menteri Yasonna menyebutkan proses penenunan Kain Songket Bali ini menghabiskan waktu sampai 3 bulan lamanya untuk kain yang berbahan songket sutra, sedangkan pembuatan songket bisa menghabiskan waktu sampai 1 bulan.

Baca Juga :  Percepatan Vaksinasi Booster Bagi Masyarakat Badung, Sekda Adi Arnawa Pimpin Rapat Satgas Covid-19

“Saya harap Bapak Gubernur Koster membuat video aktivitas menenun Kain Songket Bali maupun Kain Endek Bali, kemudian memberitahukannya ke pemilik Rumah Mode asal Francis, Christian Dior, agar dia mengetahui proses terciptanya kain yang indah ini dengan memakan waktu yang sangat panjang,” ujar Yasonna seraya melihat-lihat hasil kerajinan perak di Sedana Yoga Silver, kemudian di Puspa Mega Silver, hingga membeli 2 Kain Endek Bali bermotif tulisan aksara Bali warna merah dan hitam di stand pameran Tenun Putri Ayu.

Sementara itu, Gubernur Bali, Wayan Koster menyampaikan Pameran IKM Bali Bangkit yang dibuat oleh Dekranasda Provinsi Bali merupakan program inovasi dengan tujuan untuk membangkitkan kembali perekonomian Bali selama masa pandemi Covid-19. Sehingga para Industri Kecil Menengah (IKM) di Pulau Dewata memiliki kreativitas.

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini