Endek Bali
Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng, Bali telah mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkupnya untuk menggunakan busana berbahan kain endek saat melaksanakan tugas di kantor sejak tahun 2014. Selain seragam resmi lainnya. Ini dilakukan untuk mendukung eksistensi kain endek khas Bali.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Wakil Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra saat ditemui usai menghadiri peluncuran pemberlakuan SE Gubernur Bali tentang Penggunaan Kain Tenun Endek Bali secara daring dari Ruang Rapat Lobi Kantor Bupati Buleleng, Rabu (23/2/2021).

Sutjidra menjelaskan tepatnya sejak tahun 2014 lalu, Pemkab Buleleng telah mewajibkan seluruh ASN untuk menggunakan busana kain endek bermotif Singa Ambara Raja setiap hari Kamis. Seiring perjalanan, terbitnya SE Gubernur Bali terkait penggunaan busana adat bali di hari kamis, maka penggunaan endek singa dialihkan menjadi hari Selasa sampai saat ini.

Baca Juga :  Komitmen Binaan Pertamina Ciptakan Keju Berkualitas Tinggi, Made Sri Rela Berguru ke Amerika Hingga Raup Omzet Miliaran per Tahun

“Dengan adanya peluncuran pemakaian kain tenun endek oleh Gubernur, merupakan penegasan kembali kepada seluruh ASN, pegawai BUMD, dan sejumlah instansi vertikal di Bali untuk menggunakan kain tenun endek asli bali setiap hari Selasa,” jelasnya.

Hadirnya edaran tersebut mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian Bali di masa pandemi Covid-19 ini. Penggunaan busana berbahan kain endek akan membangkitkan Industri Kecil Menengah (IKM) dan UMKM yang bergerak di bidang industri tenun Bali. Pemkab Buleleng sangat mendukung hal tersebut. Upaya ini akan menggairahkan perajin tenun endek di Bali dan Buleleng khususunya.

“Kita wajib memakai endek bali tetapi buatan lokal dan tidak lagi memakai endek buatan dari luar Buleleng ataupun dari luar Bali,” ucap Sutjidra.

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here