Wisatawan Domestik
Dari kiri - kanan. Wagub Bali, Cok Ace. Gubernur Bali, Wayan Koster. Dan Kapolda Bali, Irjen Pol. Putu Jayan Daru. Sumber Foto : aar/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Seiring dengan berjalanannya waktu, pandemi Covid–19 belum menunjukan adanya tanda–tanda akan usai. Dengan masih berlangsungnya pandemi tersebut membuat Pemerintah Provinsi Bali kembali menata ulang kebijakan dalam rangka pemulihan ekonomi di sektor pariwisata dengan tetap memanfaatkan potensi–potensi yang ada.

Saat ini Pemprov Bali, melalui Gubernur Koster berencana untuk fokus menggarap potensi kedatangan domestik atau wisatawan nusantara. Dalam upaya percepatan pemulihan ekonomi di Provinsi Bali. Hal tersebut diungkapkan Gubernur Koster, saat diwawancarai awak media, saat usai menjalani Vaksinasi Covid–19 di Rumah Sakit Bali Mandara, Rabu (14/1/2021).

Baca Juga :  Rai Mantra Buka Sosialisasi dan Coaching Clinic E-Sakip

Dalam kesempatannya, Gubernur Koster mengatakan hal tersebut dilakukan, karena hingga sampai saat ini pemerintah pusat belum menunjukan tanda–tanda akan berencana membuka kedatangan internasional ke Bali. Oleh karena itu, Pemprov Bali akan berusaha, dan berfokus terhadap potensi–potensi dari kedatangan domestik atau wisatawan nusantara agar setidaknya potensi tersebut dapat memunculkan suatu dampak yang positif terhadap upaya Pemprov Bali untuk memulihkan ekonomi di sektor pariwisata.

“Karena ini merupakan kewenangan dari pemerintah pusat untuk membuka wisatawan mancanegara. Karena itu, kebijakan kita adalah di masa pandemi ini untuk fokus pada wisatawan domestik atau wisatawan nusantara,” ujar Gubernur Koster. Dan hal itu sudah dan akan terus dilanjutkan, sehingga upaya Pemprov Bali dalam rangka pemulihan ekonomi bisa tetap berjalan.

Baca Juga :  Sambut HUT ke-52, Pemprov Bali dan PMI Gelar Donor Darah

Hal ini akan terus dilakukan, Pemprov Bali akan terus berupaya menggarap dengan serius potensi kedatangan domestik atau wisatwan nusantara. Seiring belum adanya tanda–tanda pembukaan pariwisata mancanegara ke Bali dari pemerintah pusat.

Fokus yang menjadi hal utama dalam menggarap potensi lokal tersebut adalah karena memang industri pariwisata Bali masih menghadapi pandemi Covid–19 dan juga disisi lain saat ini negara–negara lain belum memberikan warganya untuk berkunjung ke Bali.

Selain itu, potensi kedatangan domestik juga tak kalah besar dibandingkan dengan kedatangan internasional. Mengingat jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 270 Juta jiwa, dan dari jumlah tersebut, sebanyak 150–170 Juta jiwa juga memiliki potensi untuk dapat di datangkan ke Bali setiap waktu.

Untuk itu, sejalan dengan kebijakan Pemerintah Pusat untuk tetap menutup kedatangan internasional ke Bali selama masa pandemi Covid–19 ini. Pemprov Bali, melalui Gubernur Koster akan terus berusaha menggarap potensi dari kedatangan wisatawan domestik, sebagai wujud upaya Pemprov Bali memulihkan kembali ekonomi di sektor pariwisata. (aar/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini