DIPA
Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menghadiri acara Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Alokasi Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun Anggaran 2021 Lingkup Provinsi Bali di Ruang Rapat Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Kamis (26/11/2020).

Penyerahan DIPA secara langsung oleh Gubernur Bali, Wayan Koster didampingi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kakanwil DjPb) Provinsi Bali, Tri Budhianto, secara simbolis kepada 14 unsur perwakilan dan juga menyerahkan Daftar Alokasi Dana Transfer Ke Daerah dan Dana Desa kepada 9 Bupati/Walikota.

Acara penyerahan DIPA dilaksanakan secara hybrid (virtual dan secara langsung), mengikuti acara penyerahan DIPA yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo kepada seluruh Menteri/Pimpinan Lembaga yang telah dilaksanakan di Istana Negara pada Rabu (25/11/2020).

Baca Juga :  Gubernur Koster Realisasikan Pembangunan Pelabuhan Segitiga Sanur, Nusa Penida & Nusa Ceningan

Gubernur Bali, Wayan Koster menyampaikan amanat Presiden antara lain memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan melalui APBN dapat memberikan manfaat yang optimal pada masyarakat, meningkatkan koordinasi dan sinergi kegiatan dan anggaran, akselerasi belanja terutama pada kuartal I tahun 2021 agar dapat memberikan stimulasi terhadap pertumbuhan ekonomi, serta seluruh Kementerian/Lembaga dan Daerah agar melakukan reformasi anggaran sebagai konsekuensi dari perubahan.

“Sesuai dengan amanat Presiden, APBN tersebut fokus kepada empat hal yaitu penanganan kesehatan, perlindungan sosial, pemulihan ekonomi dan reformasi struktural, sesuai dengan tema  APBN 2021: Percepatan Pemulihan Ekonomi dan Penguatan Reformasi,” ujar Gubernur Koster.

Sedangkan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta mengatakan, Kabupaten Klungkung memperoleh Alokasi Dana Transfer tahun 2021 sebesar Rp0,792 triliun. Dengan rincian Dana Alokasi Umum Rp510,6 miliar, Dana Alokasi Khusus Fisik Rp67,2 miliar, Dana Alokasi Khusus Non Fisik Rp82,2 miliar, Dana Bagi Hasil Rp16,2 miliar, dan Dana Intensif Daerah Rp60,2 miliar, serta Dana Desa Rp55,8 miliar.

Baca Juga :  Extravagansa Fashion Show Ajang Asah Kreativitas dan Percaya Diri Melalui Lomba Fashion Show

“DIPA yang diterima Kabupaten Klungkung untuk tahun 2021 mengalami peningkatan Rp0,063 miliar dari tahun 2020,” ujar Bupati Suwirta.

Lebih lanjut pihaknya berharap akan mengawal, mengelola dan menggunakan dana ini dengan baik, cepat, tepat, sehingga mempengaruhi percepatan pembangunan perekonomian di Kabupaten Klungkung.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Bali, Tri Budhianto menyampaikan bahwa penetapan DIPA Tahun 2020 merupakan dokumen final alokasi anggaran Kementerian/Lembaga untuk memulai seluruh program dan kegiatan pembangunan yang sudah direncanakan pemerintah di Tahun 2021, sesuai dengan bidang tugas masing-masing.

“Penetapan dan penyerahan DIPA Tahun 2021 dilakukan oleh pemerintah pada November 2020 yang dimaksudkan agar pelaksanaan kegiatan dapat segera dimulai pada awal tahun anggaran 2021,” ujar Tri Budhianto. (dar/bpn)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here