Dana Hibah
Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta didampingi Sekretaris Daerah, I Gede Putu Winastra menyerahkan stimulus dana hibah kepada pelaku pariwisata dalam acara Nusa Penida BISA (Bersih, Indah, Sehat dan Aman) di Objek Wisata Klingking, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, Sabtu (28/11/2020).

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia membuat pariwisata di Indonesia terpuruk, ditambah travel warning yang dikeluarkan oleh 59 negara agar tidak berkunjung ke Indonesia. Pemerintah Indonesia telah melakukan usaha-usaha untuk mengatasi keadaan dengan memberikan stimulus kepada pekerja dibidang pariwisata melalui berbagai kegiatan. Nusa Penida BISA adalah salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Klungkung untuk meningkatkan peran serta dalam pariwisata Indonesia dan pariwisata Nusa Penida pada khususnya.

Baca Juga :  Denfest ke-13 Sukses Tuai Apresiasi Para Seniman dan Pelaku Ekonomi Kreatif Denpasar

Bupati Suwirta mengatakan stimulus dan hibah diberikan kepada pelaku wisata yang sudah membayar pajak dan berizin. Ini sebagai bentuk respon pemerintah untuk memberikan penguatan dan semangat dengan mengembalikan pajak yang sudah dibayar selama ini yang digunakan untuk promosi pariwisata, memperbaiki saranan dan prasarananya, serta memenuhi kebutuhan membayar gaji pegawai.

“Mudah-mudahan ini bisa digunakan dengan maksimal, sehingga dalam menuju kebangkitan pariwisata kita, para pelaku pariwisata sudah siap bangkit dengan dana stimulus ini. Apa yang kita alami sekarang ini akan menjadi pelajaran yang penting sekali. Jangan habiskan tenaga kita untuk berselisih faham, mari bersama-sama kita membangun, mari kita bersatu, dengan bersatulah semua permasalahan akan bisa diselesaikan,” ungkap Bupati Suwirta

Baca Juga :  Denpasar Fashion Festival 2020, Kupas Tuntas Harmonisasi Industri Fashion Berbasis Budaya Bali di Era Industri 4.0

Pihaknya menambahkan, program Nusa Penida BISA ini sebagai implementasi pelaksanaan akomodasi yang sudah siap menerima kunjungan wisatawan dengan menerapkan CHSE (Cleanliness, Healthy, Safety, and Environment Sustainability) dengan pesona yang indah dan alam yang bersih.

“Dengan kegiatan Nusa Penida BISA pelaku pariwisata maupun masyarakat Nusa Penida mampu menerapkan protokol kesehatan melalui 3M (mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak) serta tetap menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan,” ujar Bupati asal Nusa Ceningan ini.

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here