Pelatihan
Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian, Achmad Sigit Dwiwahjono. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh covid-19 mengakibatkan pertumbuhan ekonomi melambat sehingga daya serap tenaga kerja di industri berkurang, menurunnya tingkat kesejahteraan masyarakat dan meningkatnya pengangguran.

“Untuk mendorong pertumbuhan industri nasional, terdapat 3 pilar utama yang harus menjadi perhatian, yaitu investasi, teknologi dan Sumber Daya Manusia (SDM). Dari ketiga komponen tersebut, potensi besar bagi Indonesia adalah ketersediaan SDM yang kompeten,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian, Achmad Sigit Dwiwahjono ketika membuka Diklat 3 in 1 serentak di 7 Balai Diklat Industri (BDI) secara virtual, Kamis (22/10/2020).

Dikatakannya, era revolusi industri 4.0 yang saat ini membuka kesempatan bagi SDM di berbagai sektor industri untuk memiliki keahlian yang sesuai dengan perkembangan teknologi. “Untuk itu, diperlukan adanya pembekalan keterampilan dasar, peningkatan keterampilan (up-skilling) atau pembaruan keterampilan (reskilling) bagi para tenaga kerja yang didasarkan pada kebutuhan dunia industri saat ini,” imbuhnya.

Sehubungan dengan hal tersebut, Badan Pengembangan SDM Industri Kementerian Perindustrian menggelar Pelatihan 3 in 1 (Pelatihan, Sertifikasi Kompetensi dan Penempatan Kerja) sebagai wujud nyata peran serta pemerintah dalam usaha untuk menekan angka pengangguran dan meningkatkan daya serap tenaga kerja industri dimasa pandemi Covid-19. Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya diberikan kompetensi teknis untuk mengembangkan kemampuan kognitif terkait aspek pengetahuan dan keterampilan saja, tetapi juga kemampuan berkomunikasi dan bekerjasama dengan sesama individu atau kelompok lain sebagai bekal sikap kerja.

Baca Juga :  Tahap Pemberkasan Bantuan Stimulus Pariwisata Kota Denpasar Diperpanjang

“Ini merupakan kali ketiga di tahun ini kita melaksanakan pembukaan Pelatihan 3 in 1 secara serentak,” kata Kepala Badan Pengembangan SDM Industri (BPSDMI) Kemenperin, Eko S.A. Cahyanto di Jakarta.

Ditambahkannya, “Dalam melaksanakan diklat ini para perusahaan industri atau mitra industri telah memiliki Izin Operasional Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI),” imbuhnya.

Pelatihan 3 in 1 kali ini diikuti sebanyak 1.602 peserta dari BDI Medan, Padang, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, dan Makassar.

“Tujuan dari pelaksanaan pelatihan ini adalah untuk memberikan bekal pengetahuan, keterampilan serta sikap kerja calon tenaga kerja dan menyiapkan tenaga kerja kompeten serta memiliki daya saing,” pungkasnya. (dar/bpn)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here