Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Kesejahteraan bisa diperoleh semua orang melalui proses belajar yang tepat. Oleh sebab itu AKUBANK, kampus keuangan dan bisnis ini meluncurkan dua program barunya tepat pada perayaan Dies Natalis ke-6.

Program tersebut adalah Campuss Culture yang didefinisikan dalam empat pilar, yakni Create An Impact (menciptakan dampak), Willingness To Learn (kemauan untuk belajar), Friendly to Everyone (ramah ke semua orang) dan Responsibility (Bertanggung jawab).

“Bermula dari riset kecil saya ke sejumlah perusahaan yang saat ini tengah berkembang, dari wawancara para pendiri perusahaan ini ke media, menunjukkan bahwa mereka tidak lagi merekrut SDM yang hanya berbekal keterampilan semata, tapi juga memiliki filosofi untuk membuat perubahan yang nyata,” ujar Arif Rahman selaku Pimpinan Kampus.

Faktanya, di era industri 4.0 ini kriteria rekrutmen sejumlah perusahaan mengalami pergeseran, bahwa tim kerja yang berkeinginan menjadi bagian dari solusi permasalahan, menjadi tren baru. Belum lagi dengan pergeseran cara kerja dan operasional yang dinamis, menjadikan budaya untuk haus pembelajaran menjadi vital. Sikap bertanggung jawab dan bisa menjadi orang yang menyenangkan, adalah pelengkap yang pas untuk menjadi talenta yang kuat.

Baca Juga :  Jelang Hari Raya Galungan, Antari Jaya Negara Serahkan Paket Bantuan Bagi Lansia di Dentim dan Denbar

Program kedua, adalah menjadi fasilitator bagi UMKM. Arif Rahman yang juga merupakan Koordinator Bali-NTB di Indonesia Brand Activists Network (IBAN), mensinergikan program AKUBANK melalui kegiatan organisasi tersebut. IBAN sendiri adalah jaringan independen bagi para pegiat merek lokal yang mendukung perkembangan UMKM di daerah.

“Ada 4 pondasi UMKM, yakni Awareness (pengenalan), Enabler (pengembangan), Channel (Pasar) dan Funding (Pendanaan). Tugas para anggota IBAN, bisa melalui 4 pendekatan ini, untuk mendampingi UMKM agar kualitas mereka semakin baik,” ujar Arto Biantoro selaku inisiator dalam pertemuan perdana komunitas ini tahun lalu.

Baca Juga :  Tim Yustisi Denpasar Harapkan Masyarakat Tetap Taati Prokes

Langkah kongkrit untuk mewujudkan program ini, maka AKUBANK meluncurkan ID.Founder, program pendampingan UMKM melalui sejumlah inisiatif, meliputi pelatihan dan pendampingan, sampai dengan interactive magazine yang mengupas profil dan perjalanan karir pendiri bisnis dan kreator tanah air, dari tahap ide sampai dampak kebermanfaatan yang mereka ciptakan.

Peluncuran dua program ini, diharapkan bisa menjadi gerakan kongkrit bagi kualitas SDM dan perkembangan UMKM tanah air, dan menjadikan kemerdekaan Indonesia tak hanya simbolis, namun juga pemecah masalah yang substantif di masa depan. (dar/bpn)