Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta kembali didaulat menjadi narasumber dalam seminar tingkat tinggi tentang pengendalian tembakau. Seminar dilakukan melalui media teleconference dari ruang rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, Rabu (10/6/2020).

Baca Juga :  Bupati Suwirta Buka Turnamen SSB se-Bali, 40 Tim U8-U12 Rebut Juara

Dalam seminar itu, Bupati Suwirta berbicara tentang Urgensi Kepemimpinan di Tingkat Daerah Dalam Melanjutkan Pengendalian Tembakau untuk Merespon Covid-19, Penyakit Tidak Menular (PTM) dan Tuberculosis (TB).

Dalam paparannya, Bupati Suwirta mengatakan untuk bebas dari asap rokok, yang paling utama adalah komitmen kepala daerah dalam melakukan sosialisasi, pengawasan dan penegakan Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Selain itu memberdayakan kelompok masyarakat, seperti Gerakan Remaja Anti Rokok (Gebrak), siswa anti asap rokok serta pelibatan desa adat untuk pembuatan hukum adat (perarem) KTR.

“Dalam pelaksanaannya diperlukan sebuah komitmen yang kuat serta konsistensi dalam melaksanakan dan menegakkan regulasi yang telah ditetapkan,” ujar Bupati Suwirta.

Sementara itu, moderator seminar Dr. Rohani Budi Prihatin mengatakan kegiatan seminar ini bertujuan untuk berbagi pengalaman dalam menangani Covid-19, mengelola PTM, mempercepat pengendalian tembakau, dan mengelola kasus Tuberculosis. Selain itu untuk mempercepat implementasi kebijakan KTR, pelarangan iklan dan promosi rokok, penolakan sumbangan dan kemitraan dengan industri rokok serta membangun kesadaran masyarakat untuk berhenti merokok.

Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama Kementerian Kesehatan, The International Union Against Tuberculosis and Lung Disease (The Union), Asia Pacific Cities Alliance for Tobacco Control and NCDs Prevention (APCAT), Aliansi Walikota-Bupati Indonesia untuk Pengendalian Tembakau dan Pencegahan PTM, Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES), Global TB Caucus dan WHO Civil Society Working Group for NCDs. (dar/bpn)