Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Balai Karantina Pertanian Kelas I Denpasar kini memiliki website dan Standar Pelayanan Publik (SPP) dalam tiga bahasa.

Baca Juga :  Pelaku Pariwisata Bantah Work From Bali Penyumbang Kenaikan Covid-19 di Bali, Nyoman: Kami Akan Turun ke Jalan untuk Kelangsungan Hidup

“Masyarakat berhak tahu dan kami wajib memberikan yang terbaik,” ujar Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Denpasar, Terunanegara, Kamis (11/6/2020).

Peluncuran website dan SPP dalam tiga bahasa ini adalah bentuk perhatian Balai Karantina Denpasar kepada masyarakat luas baik warga negara Indonesia (WNI) maupun warga negara asing (WNA) dalam memberikan informasi terkait peraturan maupun prosedur karantina.

Di Bali khususnya, begitu banyak wisatawan domestik maupun mancanegara yang datang maupun keluar Bali. Hal ini menjadi sangat penting bagi para wisatawan yang hendak melalulintaskan komoditas pertanian seperti tanaman, buah-buahan, hewan kesayangan ataupun daging untuk kebutuhan konsumsi selama berlibur di Bali.

“Inilah yang melatarbelakangi kami untuk meluncurkan website dan SPP dalam tiga bahasa. Web kami menggunakan Bahasa Indonesia, Inggris dan Mandarin, sedangakan SPP dalam Bahasa Indonesia, Bali dan Inggris,” tegasnya.

Penggunaan Bahasa Bali dalam SPP ini sebagai wujud adopsi kearifan lokal masyarakat Bali sehingga dapat menyentuh semua lapisan masyarakat.

Kini masyarakat bisa mengakses segala informasi karantina tanpa perlu bertatap muka dengan petugas. Hal ini semata-mata untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dengan tetap menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Untuk itu diharapkan masyarakat dapat lebih mempersiapkan persyaratan pengurusan dokumen karantina sehingga pelayanan dan tindakan karantina yang dilakukan dapat berjalan dengan lancar dan sesuai prosedur.

Baca Juga :  100 Orang Lansia Meriahkan Peringatan HLUN Ke-26 Bertema ‘Lansia Sehat, Indonesia Kuat’

Bagi masyarakat, bila ingin mengetahui prosedur dan persyaratan ekspor, impor maupun mengirim komoditas pertanian antar area, cukup klik www.bkp1denpasar.karantina.pertanian.go.id.

“Kalau bisa mudah kenapa harus  dipersulit,” pungkas Terunanegara. (dar/bpn)