Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, JEMBRANA – Gelombang tinggi yang terus menghantam pesisir pantai Pebuahan mengakibatkan abrasi yang cukup parah. Belasan rumah warga yang ada di pesisir pantai pebuahan mengalami kerusakan yang cukup berat dan 1 buah rumah Ibadah (Mushola) juga terkena dampak akibat abrasi pesisir pantai Pebuahan, di Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana.

Dengan kejadian tersebut , relawan Jembrana Kembali Jaya (JKJ) yang dipimpin langsung ketua relawan JKJ I Nengah Tamba, SH., Minggu (14/6/2020) dengan sigap bersama warga masyarakat setempat, saling bahu- membahu, memasang tiang panjang bambu dan membangun senderan dari karung yang diisi pasir serta memberikan sumbangan kepada mushola.

Baca Juga :  Ekasari Dicanangkan Sebagai Desa Kawasan Kakao Organik

“Ini bentuk keprihatinan relawan JKJ terhadap apa yang terjadi di Pantai Pebuahan Desa Banyubiru-Negara, kegiatan ini merupakan kegiatan ke dua kalinya yang dilakukan relawan JKJ,“ ujar ketua relawan JKJ Nengah Tamba, SH.

Mantan anggota DPRD Bali 2 periode ini mengatakan, Penanganan abrasi di pantai pebuahan harus menjadi prioritas dari pemerintah, namun penanganan abrasi ini harus menyeluruh hingga ke Pantai Candikusuma dan ini harus diperjuangkan hingga ke pusat.

“Penanganan abrasi ini merupakan pekerjaan besar kedepannya dan diharapkan seluruh pejabat daerah baik di Jembrana maupun di Provinsi hingga Pusat peduli terhadap apa yang terjadi di pantai pebuahan,“ tegas Tamba.

“Apa yang dilakukan relawan JKJ merupakan hal kecil, namun ini akan mampu memberikan suport serta bentuk dukungan moral kepada masyarakat bahwa masih ada yang peduli terhadap apa yang menimpa mereka,” tutup Tamba.(agg/bpn)