Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dampak yang ditimbulkan oleh Covid-19 cukup kuat terhadap kehidupan masyarakat di Bali. Terjadi kelangkaan sarana prasarana penunjang kesehatan untuk masyarakat, seperti masker, hand sanitizer, sabun antiseptik, disinfektan, dan multi vitamin. Kelangkaan dimaksud berpotensi mengakibatkan masyarakat rentan tertular atau menularkan Covid-19 kepada masyarakat lainnya.

Baca Juga :  Wagub Cok Ace Minta Industri Pariwisata Serius Jalankan Sertifikasi Protokol New Normal

Selain itu juga terjadi kesulitan pemenuhan kebutuhan dasar, terutama pangan, bagi masyarakat ekonomi ke bawah. Kesulitan tersebut berpotensi mengakibatkan lemahnya imunitas masyarakat, sehingga upaya pencegahan Covid-19 tidak dapat dilakukan secara optimal.

Bank Indonesia Provinsi Bali tentu tidak berdiam diri. Kali ini KPwBI Provinsi Bali menyalurkan 1.300 paket sarana kesehatan dan sembako yang terdiri dari 3 pcs masker kain, 10 kg beras, 3 kg gula pasir dan 3 kg minyak goreng. Selain itu, juga akan menyalurkan 5.000 pcs masker kain kepada warga yang terdampak Covid-19.

“Kali ini kami bekerja sama dengan banjar dan desa yang ada di lingkungan kantor, rumah jabatan dan rumah dinas KPwBI Provinsi Bali. Ada dua desa dan dua banjar yang terlibat, yaitu Desa Adat Yang Batu dan Desa Dangin Puri Kangin yang mewilayahi kantor BI Bali dan rumah jabatan KPwBI Provinsi Bali serta Banjar Tega dan Banjar Antap yang menaungi rumah dinas BI Bali di daerah Tonja dan Panjer. Masing-masing desa dan banjar ini akan mendapatkan 100 paket sarana kesehatan dan sembako untuk disalurkan kepada warganya yang terdampak Covid-19,” ujar Kepala KPwBI Provinsi Bali, Trisno Nugroho di Denpasar, Selasa (12/5/2020).

Baca Juga :  Kembali, 3 OTG Asal Sanur Kauh Dijemput untuk Jalani Isolasi di Rumah Singgah

KPwBI Provinsi Bali juga menggandeng beberapa lembaga seperti ACT Foundation Bali, STAI Denpasar, Yayasan Lengis Hijau, PWI Bali, PW Muhammadiyah Denpasar, dan Paguyuban Wathan Lamahala dalam penyaluran 900 paket sarana kesehatan dan sembako lainnya kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di seluruh wilayah Bali. Untuk penyaluran 5.000 masker kain, BI bersinergi dengan Majelis Desa Adat Provinsi Bali yang akan membagikan masker tersebut ke seluruh desa adat.

Trisno menambahkan melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI), sebelumnya KPwBI Provinsi Bali telah melakukan pemberian paket APD dan sarana kesehatan (APD One Set, Masker N95, Termal Gun, Masker Bedah, sarung tangan latex, hand sanitizer) kepada gugus tugas covid-19 di Kota Denpasar.

Bersinergi dengan BMPD Provinsi Bali, juga telah menyalurkan paket APD dan sarana kesehatan serta paket sembako ke RSUP Sanglah, RSUD Wanganya dan RSUD Klungkung.

Baca Juga :  Forkopimda, Nakes dan Tokoh Agama Denpasar Terima Vaksinasi Covid-19 di RSUD Wangaya

Selain itu, BI juga bersinergi dengan BMPD Provinsi Bali dan Anggota Komisi XI DPR-RI I Gusti Agung Rai Wirajaya dalam penyaluran paket sembako dan sarana kesehatan kepada gugus tugas covid-19 di Kabupaten Gianyar, Kabupaten Buleleng, Kabupaten Bangli, Kabupaten Jembrana dan Kabupaten Karangasem.

“Kami berharap agar bantuan ini dapat bermanfaat bagi seluruh warga yang terdampak Covid-19. Mari kita bersama-sama bersinergi untuk mengatasi Covid-19 karena ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah tapi merupakan tanggung jawab kita semua,” tutupnya.(dar/bpn)