Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama Kapolres Klungkung AKBP Bima Aria Viyasa, SIK, MH membubarkan ratusan remaja yang terlibat aksi balapan liar di Jalan Bypass Ida Bagus Mantra wilayah Klotok, Kabupaten Klungkung, Jumat (22/5/2020). Dari kegiatan tersebut berhasil diamankan tiga orang pelaku balap liar dan empat unit sepeda motor sebagai barang bukti. Aksi balap liat ini juga memakan korban luka akibat terjatuh saat balapan.

Baca Juga :  Truk Pengangkut Pupuk Bersubsidi Jatuh Terguling
KLIK GAMBAR DI ATAS UNTUK MENDAPATKAN INFORMASI LEBIH LANJUT !!!

Dalam pantauanya, Bupati Suwirta menuturkan bahwa kejadian tersebut bermula ketika dirinya melihat dari kejauhan ada segerombolan anak muda yang melakukan aksi balapan liar (trek-trekan), kemudian mengakibatkan dua orang terjatuh. Selain itu, Bupati juga sebelumnya sudah mendapatkan laporan dari para petani di sana bahwa anak-anak muda sering mengadakan balapan.

“Dari pantauan kami aksi balapan liar ini terjadi sekitar pukul 18.00 Wita yang mengakibatkan ada dua orang terjatuh. Melihat kejadian itu saya langsung menghubungi ambulance Kriss untuk menolong, namun dua orang yang pingsan keburu dibawa oleh teman mereka dengan bonceng dua,” terang Bupati Suwirta.

Tidak hanya di lokasi kejadian, Bupati bersama Kapolres pun juga menyempatkan diri untuk menjenguk kedua anak muda tersebut ke RSUD Klungkung. Pihaknya mengaku sangat prihatin melihat situasi anak-anak muda yang melakukan aksi balapan liar tersebut, sehingga mengakibatkan mereka seperti ini.

“Tentu ke depannya saya sangat berharap khususnya kepada orang tua di masa Covid-19 ini, maka belajar di rumah maupun bekerja di rumah tolong diawasi dengan sebaik-baiknya mereka agar kejadian seperti ini nantinya tidak pernah terulang kembali,” harap Bupati Suwirta dihadapan orang tuanya.

Sementara itu, Kapolres Klungkung AKBP Bima Aria Viyasa mengatakan bahwa dari aksi balapan liar tersebut anggotanya berhasil mengamankan tiga orang pelaku dan empat unit sepeda motor sebagai barang bukti. Aksi balap liar ini juga memakan korban luka akibat terjatuh saat balapan. Korban tersebut adalah seorang perempuan berinisial FH dan pelaku seorang lelaki berinisial KC.

“Keduanya saat ini masih dirawat di UGD RSUD Klungkung, salah satu korban perempuan hingga saat ini masih tidak sadarkan diri,” ungkap Kapolres Bima Aria Viyasa.

Baca Juga :  Bupati Suwirta Pantau Penyaluran BST 

Lebih lanjut, untuk ke depan pihaknya akan melakukan upaya paksa dengan cara penegakan hukum, jika ada anak-anak muda yang didapati melakukan aksi balapan liar. “Dari kejadian ini kami juga memohon terutama kepada orang tua agar benar-benar mengawasi anak-anaknya dengan baik, sehingga kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” harapnya. (dar/bpn)