istimewa/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, JEMBRANA – Pandemi Covid-19 mengakibatkan berbagai sektor masyarakat terdampak.

Baca Juga :  Wabup Suiasa Monitoring 22 Posko Satgas Covid-19 di Jimbaran dan Benoa

Untuk memberikan dukungan masyarakat bawah yang terimbas Covid-19, Bupati Jembrana I Putu Artha didampingi Wabup Kembang Hartawan memberikan bantuan sembako bagi masyarakat bawah yang terdampak langsung.

Bantuan disalurkan kepada para pemilah sampah serta tenaga kebersihan non PNS, bertempat di TPA Peh, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Selasa (5/5/2020). Sebelumnya bantuan juga diberikan kepada para tukang panggul yang beroperasi di Pasar Umum Negara.

Menurut Artha, bantuan yang diberikan sebagai wujud kTPAepedulian pemerintah di tengah masa sulit seperti sekarang. Para pemilah sampah ini sehari-hari mengais rezeki dari tumpukan sampah di TPA Peh, terpaksa diistirahatkan sementara guna menghindari kontak langsung dan terinfeksi virus.

Baca Juga :  AKBP Roby Terima Rombongan Audensi Majelis Sinode Gereja Kristen Protestan

”Mereka (petugas kebersihan dan pemilah sampah) yang bertugas di TPA terpaksa rumahkan sementara sehingga tidak bisa bekerja. Keputusan itu dilakukan demi keselamatan dan terhindar dari penularan virus,” kata Artha.

Ditambahkan Artha, para petugas pemilah sampah itu perannya luar biasa, terutama dalam pemilahan sampah plastik sehingga mampu mengurangi volume sampah di TPA Peh yang tiap hari makin bertambah.

Baca Juga :  Terdampak Pandemi Covid-19, Pengusaha Foodtruck Putar Strategi Bisnis

”Mereka ini merupakan petugas yang sangat peduli dan ikut menjaga lingkungan ikut terdampak. Bantuan sembako kali ini sifatnya stimulus, jadi tidak hanya kali ini saja. Nanti di desa masing-masing mereka juga akan menerima bantuan berdasarkan data yang dikeluarkan pihak desa,” tegas Bupati Artha.

Bupati Artha juga berharap, pandemi Covid-19 segera berakhir sehingga para petugas kebersihan dan pemulung bisa bekerja kembali. ”Kita harapkan bencana ini segera berakhir. Untuk itu kami berharap semua masyarakat taat dan mematuhi aturan pemerintah dengan protokol kesehatan, jaga jarak, cuci tangan dan tetap tinggal di rumah. Selain itu kami harapkan selalu ngrastiti (berdoa) agar Covid-19 segera berakhir,” harapnya.

Baca Juga :  “Banteng” Tabanan Minta Polisi Usut Tuntas Pembakar Bendera PDIP

Sementara Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Jembrana, I Wayan Sudiarta mengaku bantuan sembako yang diserahkan itu sebanyak 70 kemasan dan diperuntukkan kepada para petugas kebersihan dan pemulung. ”Bantuan tadi diserahkan oleh Bapak Bupati sebanyak 70 kemasan sembako berupa beras, yakni 54 untuk petugas kebersihan dan 16 orang diberikan kepada para pemilah sampah yang ada di TPA Peh,” ungkapnya.

Sudiarta juga menambahkan, dengan di rumahkannya para petugas pemulung di TPA, praktis volume pemilahan sampah akan sangat berpengaruh. “Sebelum para petugas pemilahan sampah ini di rumahkan akibat Covid-19, sampah-sampah di TPA ini mampu dipilah oleh petugas dalam setiap harinya sebanyak satu ton,” pungkasnya. (agg/bpn)