Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM – Anna Firdhousi Nuzula, mahasiswa Fakultas Biologi UGM berhasil terpilih mengikuti program Young Founders Conference Enterpreneur di Berlin, Jerman.

Mahasiswa angkatan 2017 ini mengikuti konferensi yang menjadi bagian dari program beasiswa mandiri Youth For Understanding (YFUdari Westerwelle Foundation. Anna menjadi perwakilan Indonesia bersama dengan lima mahasiswa dari universitas lain di tanah air.

Selama sembilan hari, 30 Januari hingga 6 Februari 2020, Anna dan peserta lainnya dari berbagai universitas di dunia berdiskusi menggali ide-ide inovatif dalam memajukan dunia industri atau bisnis.  Selain konferensi, para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk belajar dan budaya yang ada di Jerman.

Baca Juga :  Wali Kota Jaya Negara Apresiasi Buku Karya Ayu Pinatih, Guru SMP PGRI 3 Denpasar

“Setiap harinya ada agenda untuk diskusi dan presentasi,” jelas Anna dalam rilis yang diterima Rabu (11/3/2020).

Di akhir kegiatan, lanjutnya, peserta diberi kesempatan untuk mempresentasikan konsep terakhirnya berupa UpNetwork. Konsep UpNetwork merupakan platform global untuk mengidentifikasi peluang pelatihan dalam keterampilan yang relevan dengan industri inovatif dan menghubungkan kaum muda dengan perusahaan lokal.

“Platform ini dikembangkan sebagai bentuk kontribusi dalam upaya menekan angka pengangguran generasi muda di dunia,” terangnya.

Anna mengatakan dalam kesempatan tersebut para peserta juga diajak mengunjungi wisama Indonesia di Berlin. Tak hanya itu, peserta juga melakukan kunjungan ke salah satu industri sepatu yang ada di Kota Berlin.

Baca Juga :  Tim Alfarobi UGM Targetkan Juara Nasional KRSBI Humanoid KRI 2021

“Dalam acara YFU peserta diberikan kesempatan menampilkan kesenian budayanya dan kami membawakan tarian Saman dari Aceh,” katanya.

Anna mengaku mendapatkan banyak pengalaman dan wawasan baru dengan mengikuti program ini. Dia berharap pelaksanaan program YFU nantinya bisa menambah jejaring global yang dapat menyatukan generasi muda lintas benua dan juga industri inovatif di tingkat lokal. (ika/humas-ugm/bpn)