Pasukan Hijau/Tenaga Kebersihan DLHK Kota Denpasar saat bertugas di kawasan Denfest ke-12 serangkaian pergantian tahun, (31/12/2019).

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Perayaan malam pergantian tahun atau yang identik dengan malam tahun baru dirayakan seluruh masyarakat. Dengan banyaknya kegiatan yang diriingi dengan antusiasme masyarakat senantiasa akan menyebabkan peningkatan volume sampah.

Tercatat, DLHK Kota Denpasar mengangkut sedikitnya 1.200-1.400 Ton Sampah pada Malam Pergantian Tahun di seluruh wilayah Kota Denpasar. Jumlah ini meningkat 20-30 persen dari hari biasa yang berkisar diantara 800-900 Ton/hari.

Peningkatan volume sampah ini identik terjadi di daerah tertentu. Semisal Pantai, Lapangan dan Venue Event yang biasanya menjadi masyarakat menikmati pesta kembang api.

“Peningkatan volume sampah terjadi pada malam pergantian tahun, dan itu pun terjadi di tempat tertentu saja, seperti lapangan, pantai dan lainya, sedangkan sampah rumah tangga dan jalanan normal,” ujar Kabid Persampahan dan Limbah B3 DLHK Kota Denpasar, I Ketut Adi Wiguna saat dikonfirmasi Rabu (1/1/2020).

Lebih lanjut pihaknya menjelaskan, guna memaksimalkan penanganan sampah tersebut sebagai upaya menciptakan Kota Denpasar yang bersih dan asri, DLHK Kota Denpasar menyiagakan 40 Unit Armada dengan 600 Personil termasuk tenaga kebersihan pada malam pergantian Tahun 2020.

Baca Juga :  PUPR Denpasar Terus Gencarkan Pembersihan Sungai dan Saluran Air

“Seluruhnya, baik sampah jalan raya, rumah tangga dan titik penumpukan lainya sudah ditangai dengan maksimal, kami menerjunkan armada dan personil termasuk tenaga kebersihan, sehingga upaya menciptakan Denpasar yang bersih dan asri dapat diciptakan,” ujar Adi Wiguna.

Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan serta meminimalisir jumlah sampah. Selain itu, pemilahan sampah dari rumah tangga juga sangat penting sehingga mampu meminimalisir sampah menuju TPA. Selain juga untuk membatasi dan mengurangi penggunaan plastik.

“Kami tetap menghimbauan kepada masyarakat agar mengurangi, membatasi  penggunaan bahan plastik sekali pakai serta selalu mmbawa Tas Ramah Lingkungan yang bisa dipergunakan berkali-kali, dan ikut serta memilah sampah dari rumah tangga,” ungkapnya. (ags/humas-dps/bpn)