BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Langkah antisipatif guna meminimalisir kasus Rabies di Kota Denpasar terus dimaksimalkan. Langkah preventif turut dilaksanakan, salah satunya dengan vaksinasi rabies terhadap hewan yang rentan tertular rabies. Di tahun 2019, Dinas Pertanian Kota Denpasar, khususnya Bidang Kesehatan Hewan berhasil memvaksinasi 73.587 hewan yang berada di Kota Denpasar.

Kabid Kesehatan Hewan Distan Kota Denpasar, Made Ngurah Sugiri saat dikonfirmasi Kamis (12/12/2019) menjelaskan bahwa Pemkot Denpasar secara berkelanjuta terus berupaya untuk mengantisipasi kasus rabies di Kota Denpasar, berbagai upaya turut dilaksanakan, selain memberikan edukasi tentang kesehatan hewan, juga turut digencarkan vaksinasi serentak dengan menyasar anjing, kucing dan kera.

“Program berkelanjutan terus kami gencarkan guna menciptakan langkah preventif menanggulangi adanya kasus rabies di Kota Denpasar,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, secara umum masyarakat Kota Denpasar pecinta hewan turut aktif memvaksin hewan secara mandiri. Pun demikian, masih banyak juga masyarakat yang datang langsung ke Distan Kota Denpasar. Selain itu, hewan liar tanpa tuan juga turut divaksinasi dengan sistem jemput bola.

“Kita secara rutin melaksanakan vaksinasi serentak, sehingga seluruh hewan dapat tervaksin dan aman dari kasus rabies,” paparnya.

Tentunya, guna memaksimalkan program berkelanjutan tersebut pihaknya juga telah menganggarkan 9.000 vaksin yang akan dilaksanakan di tahun 2020 mendatang. Sehingga program berkelanjutan dapat terlaksanakan dengan baik guna mengantisipasi adanya kasus rabies di Kota Denpasar.

Keberhasilan pelaksanaan vaksinasi rabies ini tak lepas dari peran aktif masyarakat. Dimana, peranan masyarakat sebagai informasi sangat membantu dalam memaksimalkan prgram vaksinasi ini. “Tentunya, sinergitas bersama baik antara OPD, Pemerintah Desa/lurah dan masyarakat sehingga mampu mensukseskan program vaksinasi rabies ini,” paparnya. (ags/humas-dps/bpn)