BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi kembali melaksanakan peninjauan sejumlah proyek infrastruktur transportasi di Bali. beberapa lokasi yang menjadi fokos kunjungan kali ini yakni Rencana Pembangunan Darmaga Penyebrangan Sanur yang nantinya menjadi akses penghubung Pulau Bali dengan Pulau Nusa Penida dan Nusa Lembongan. Peningkatan infrastruktur transportasi ini  sebagai pendukung sektor pariwisata di Bali. Karenanya, sebagai langkah awal, Menhub RI, Budi Karya Sumadi turut meninjau lokasi royek Dermaga Sanur yang bertempat di jalan pantai Matahari Terbit Sanur pada Jumat (26/7/2019) kemarin.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Hengki Angkasawan menjelaskan bahwa kedatangan Menhub ke Bali adalah untuk meninjau sejumlah proyek, di antaranya Rencana Pembangunan Dermaga Penyeberangan Sanur, Proyek Dermaga Cruise di Tanah Ampo hingga rencana pembangunan Bandara di Bali Utara. Selain melakukan peninjuan proyek pengembangan infrastruktur transportasi di Bali, Budi Karya bertemu Gubernur Bali I Wayan Koster beserta OPD terkait.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan Dalam Rangka Meningkatkan kunjungan Pariwisata yang mencapai 30 persen. Untuk itu  Bandara Ngurah Rai harus lebih produktif dengan membuat cluster yang mengutamakan golden time untuk internasional fligt dan membatasi pesawat cluster  pesawat  jenis HTR. Beberapa Negara yang sudah mendaftar untuk penerbangan langsung ke Bali di antaranya 10 penerbangan dari Internasional sudah terdaftar.

Baca Juga :  Pasca Banjir Pengambengan, Bupati Artha Fokuskan Percepatan Pemulihan

“Menteri Perhubungan berharap dari tujuh juta wisatawan menjadi Sembilan Juta Wisatawan lebih. Untuk itu kesiapan Bandara Ngurah Rai menambah kapasitas pada tahun 2020 sudah terlaksana.  Sanur sangat potensial sudah ada disain akan kita finalkan dan kita kombinasi APBN dan APBU dan yang akan mengelola adalah pihak swasta kita ingin bali menjadi profesianal kita undang investor seperti di Labuan Bajo untuk pengembangan infrastruktur kepariwisataan. Disamping mengembangkan di Bandara Ngurah Rai kita juga mengembangkan Wisata Nusa Penida Anggaran pembangunan  pelabuhan ini kurang lebih 500 -700 M” ungkapnya.(humas-dps/bpn)