Hosting Unlimited Indonesia

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Radio Pemerintah Kota Denpasar (RPKD) sebagai media komunikasi dan publikasi beragam inovasi di Pemkot Denpasar  terus dimaksimalkan.

Kali ini, guna memberikan pemahaman tentang pengembangan Ekonomi Kreatif RPKD kembali menggelar Talk Show yang pada kesempatan kali ini menghadirkan Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra sebagai narasumber bersama Ketua Harian Bekraf Kota Denpasar, I Putu Yuliarta serta dari Komunitas Lingkar, Bayu Pramana di Studio RPKD Kantor Walikota Denpasar, Senin (13/5/2019).

Walikota Rai Mantra turut menyapa warga kota melalui frekuensi di 92,6 FM. Beragam inovasi turut dipaparkan dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif. Dimana, Rai Mantra memaparkan bahwa sebuah kota dalam mendukung pembangunan keberlanjutan sejatinya tidak dapat bertumpu hanya pada satu sektor saja.

“Tentunya beragam sektor wajib dikembangan untuk mendukung pengembangan perekonomian,dan kreatifitas merupakan pengembangan perekonomian yang dapat dilakukan kapan saja dan tanpa batasan,” terang Rai Mantra.

Lebih lanjut dikatakan, pengembangan kreatifitas inilah merupakan bagian dari pengembangan ekonomi kreatif yang dikemas dalam sajian orange ekonomi. Terdapat 16 sub sektor yang menjadi fokus pengembangan ekonomi kreatif. Namun yang saat ini tengah berkembang pesat yakni food and beverages, disamping juga distro dan industri kreatif lainya.

“Dengan pengembangan kreatifitas ini maka manusia akan terus diberdayakan dan mampu menghasilkan produk yang bernilai jual dan Pemkot Denpasar berkomitmen untuk mendukung hal tersebut,” kata Rai Mantra.

Pihaknya menambahkan, komitmen Pemkot Denpasar ini diwujudkan dengan mempermudah sektor perijinan bagi UMKM. Sehingga pelaku industri kreatif terus tumbuh dan terberdayakan dengan baik. Selain itu, upaya promosi juga terus dimaksimalkan melalui peran dari rumah kemasan dan ruah belanja yang dinaungi Disperindag Kota Denpasar.

“Kami terus mendorong tumbuhnya start up baru, dan kuncinya untuk mengembangkan sektor perekonomian baru adalah kreatif dan terus berinovasi,” kata Rai Mantra.

Ketua Harian Bekraf Kota Denpasar, I Putu Yuliarta mengatakan bahwa saat ini Bekraf Denpasar terus mendata komunitas dan rumah kreatif di Kota Denpasar. Hal ini dilaksanakan guna menghasilkan persamaan persepsi guna membangun konomi kreatif yang berkelanjutan di Kota Denpasar.

“Saat ini kita sedang mendata, dan kedepan akan dilaksanakan musrenbang untuk menggali ide kreatif sesuai arahan bapak walikota,” ujar pria yang akrab disapa Putu Lengkong ini.

Sementara Komunitas Lingkar, Bayu Pramana mengaku hingga saat ini dukungan Pemkot Denpasar terhadap pengembangan sektor ekonomi kreatif bisa dibilang tidak main-main. Bahkan hingga saat ini mampu mendukung tumbuh kembang industri kreatif. “Industri kreatif terus tumbuh seiring kemudahan dan dukungan dari Pemkot Denpasar,” terangnya. (ags/humas-dps/bpn)

loading...