Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Aroma persaingan di bidang penelitian antara SMPN 3 Denpasar dan SMPN 10 Denpasar terjadi di Denpasar Inovation Award ke-5 Tahun 2017. SMPN 3 Denpasar memborong 1 emas, 1 perak, 1 perunggu dan 2 special award. Adapun SMPN 10 Denpasar menyabet 1 emas, 2 perak dan 1 special award.

Emas SMPN 10 Denpasar dipersembahkan Made Rai Rahayu, S.Pd., M.Si., (guru pembimbing ekstrakurikuler KIR) untuk kategori Guru. Penelitian yang mengantarkan Rai Rahayu berjudul “Evaluasi Produk Biodeterjen Cair Dari Kombinasi Ekstrak Suruhan (Paperomla pellucida) Dan Kulit Buah Pepaya (Carica papaya)”. “Tidak menyangka dapat juara pertama. Saya pikir Utami (guru SMPN 3 Denpasar) yang peringkat pertama,’’ ujar Rai Rahayu.

Adapun dua perak dipersembahkan kedua siswanya, Ni Komang Windu Rejeki (kategori Siswa SMP Bidang IPS) dan Putu Mirah Wahyu Subagia Putri (kategori Siswa SMP Bidang IPA). Selain meraih perak kategori Siswa SMP Bidang IPS, Windu Rejeki juga meraih special award di bidang yang sama dari Trisakti Institut.

Sementara itu, emas dari SMPN 3 Denpasar diraih dari kategori Siswa SMP Bidang IPA atas nama Ni Made Galuh Cakrawati Dharma Wijaya yang tergabung dalam STOS-3 (kelompok ilmiah remaja SMPN 3 Denpasar). Galuh meneliti tentang “Bioisolator Listrik dari Kombinasi Sampah Daun Ketapang (Terminalia catappa), Jerami Padi (Oryza sativa) dan Limbah Kulit Telur”. Medali lainnya dipersembahkan guru pembimbing ekstrakurikuler KIR SMPN 3 Denpasar (STOS-3),  Putu Sri Utami Dewi, S.Pd., M.Pd., yang meraih medali perak kategori Guru SMP dan SD.

Baca Juga :  Polisi Ingatkan Panitia Goyang GG di Padangan

Utami juga meraih penghargaan Special Award kategori Guru bidang IPA dari Tri Sakti Institut. Medali perunggu dipersembahkan Sang Ayu Bulan Dirga Pradnyani (anggota STOS-3). Sang Ayu Bulan juga meraih penghargaan Special Award kategori Siswa SMP bidang IPA dari Tri Sakti Institut.

 ‘’Kami bangga. Karena jadwal kami dan anak-anak di pelajaran sekolah padat merayap. Jadi mereka telah berjuang dengan keras dalam kondisi seperti itu,’’ tutur Utami Dewi.

Kegiatan ini sudah berlangsung selama lima tahun yang diselenggarakan oleh Sub Bagian Perencanaan, Data dan Pelaporan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar. Tahun ini lomba hanya untuk kategori guru dan siswa SD dan SMP (sebelumnya kategori siswa dan guru SD, SMP dan SMA serta SMK).

Kompetisi ini sejak awal diselenggarakan dengan tujuan memberikan apreasiasi yang proporsional bagi peneliti muda dan guru di lingkungan kota Denpasar. Saat pengumuman dan penutupan kegiatan yang berlangsung di SMKN 5 Denpasar, 12 – 14 Desember 2017, Kasubag Perencanaan, Data dan Pelaporan, I Made Sudarya, SE., mengatakan, salut dengan penelitian-penelitian yang inovatif dalam lomba penelitian ini.

“Jangan hanya melihat hadiahnya. Tetapi teruslah meneliti dan terus meneliti. Ke depannya kegiatan ini akan dilaksanakan oleh UPT Rumah Pintar selaku drivernya. Jadi kami tunggu partisipasinya,” jelas Sudarya.

Baca Juga :  Beroperasi di Perempatan Jalan, Camat Nyoman Lodera Tertibkan Gepeng, Pedagang Asongan dan Pengamen

Pemenang lainnya untuk peringkat pertama antara lain Anak Agung Istri Yuri Pratista Savitri dari SD Cipta Dharma (Kategori siswa SD bidang produk), Muhammad Dhimas Yudistira dari SD Muhammadyah 2 Denpasar (Kategori siswa SD bidang produk), Kadek Januarta dari SMP Wisata Sanur (Kategori siswa SMP Bidang IPS). Juara lainnya pada peringkat kedua sampai empat dan special award antara lain guru dan siswa dari SDN 14 Pemecutan, siswa SDN 2 Pedungan, siswa SDN 4 Sanur, siswa SMPN 4 Denpasar, siswa SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar, siswa SMP Santo Yoseph Denpasar dan guru SDN 2 Dangin Puri. (r/bpn)