BALIPORTALNEWS.COM – Salah satu program kerja Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose yaitu hadirnya polisi berseragam ditengah-tengah masyarakat. Pergelaran personel Polri saat jam rawan untuk mengatur dan mengurai kemacetan lalu lintas mendapat apresiasi dari masyarakat Bali.

Meskipun di bawah terik panas matahari, jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Bali tidak akan pernah mundur untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Mengetahui adanya warga Desa Adat Tuban yang akan melaksanakan Upacara Pitra Yadnya (Ngaben), Ipda Tiviasih dan Ipda I Wayan Kona langsung berkoordinasi dengan Polsek Kuta dan Pecalang Desa Adat Tuban, Kuta, Badung.

Hasil koordinasi dengan Polsek Kuta dan Pecalang, warga akan berjalan kaki menuju kuburan dengan menempuh jarak sekitar 2 Kilometer. Jalur yang dilalui yaitu Jalan Raya Tuban, melewati patung kuda dan bundaran patung Ngurah Rai. Penutupan jalan pun dilakukan agar kegiatan Upacara Ngaben dapat berjalan dengan lancar.

“Iring-iringan warga yang cukup panjang dan berjalan kaki, tentunya akan menimbulkan kemacetan lalu lintas. Jalur ini satu-satunya akses menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, sehingga kendaraan sangat padat,” ucap Kasat PJR Ditlantas Polda Bali AKBP Made Suarjana, S.H., M.H., Minggu (8/10/2017).

Baca Juga :  Astra Motor Bali Umumkan Pemenang “Sareng Honda Bali Video Competition”

Perwira melati dua ini menambahkan, pihaknya akan melakukan pengamanan hingga proses Upacara Ngaben selesai. Kegiatan Ngaben ini tidak hanya sampai di kuburan saja, warga akan melanjutkan kegiatan penganyudan (melepas abu jenazah ke laut) di Pura Karangasem.

“Kehadiran polisi lalu lintas adalah memberikan pengamanan jalur, sehingga proses kegiatan Ngaben berjalan dengan aman dan lancar serta pengguna jalan lainnya tidak merasa terganggu,” imbuhnya. (binaw/humas-polda.bali/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :