BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengajak masyarakat untuk selalu menjaga konsep ajaran agama Hindu yakni konsep Tri Hita Karana. Menjaga hubungan yang harmonis antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama manusia dan hubungan harmonis antara manusia dengan lingkungan.

Dengan menjalankan konsep Tri Hita Karana akan tercipta keharmonisan, sehingga pembangunan disegala bidang dapat terlaksana dengan baik yang muaranya pada peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut ditekankan Bupati Giri Prasta saat menghadiri Puncak Karya Memungkah, ngenteg linggih, mendem pedagingan, padudusan alit, tawur wraspati kalpa di Pura Ratu Bhagawan Penyarikan, Melanting Banjar Aseman, Desa Abiansemal dan Pura Demung, Br. Kemulan, Desa Jagapati, pada tumpek wariga, Sabtu (7/10/2017) lalu.

Bupati Giri Prasta yang pada kesempatan tersebut didampingi anggota DPRD Badung Made Ponda Wirawan, juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga konsep menyama braya, saling asah, asih, asuh, saluwung-luwung sabayantaka.

“Kami harapkan masyarakat untuk bersatu, dan mendukung program yang dilaksanakan pemerintah kabupaten Badung, ” tambahnya.

Selain itu Bupati yang terkenal bares ini juga mengungkapkan, bahwa melalui program dan kebijakan Pemkab Badung yang dituangkan dalam Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB), Giri Prasta berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Badung mulai dari kecukupan akan pangan, sandang dan papan, pendidikan dan kesehatan, jaminan sosial dan tenaga kerja, seni, adat, agama dan budaya serta pariwisata.

 “Dengan lima program skala prioritas ini kami berkomitmen tuntaskan pembangunan disegala bidang, menuju masyarakat badung bahagia dan sejahtera, ” ungkapnya.

Dijelaskan pula, saat ini di Badung sudah mengambil kebijakan pendidikan dan kesehatan gratis, termasuk pajak PBB gratis. Dibidang seni budaya, Bupati bertanggungjawab akan pembangunan seluruh Pura Khayangan Tiga Desa Adat, selain itu Pemangku Pura Khayangan Tiga di tahun 2018 akan diberi gaji.

“Dengan program dan kebijakan yang pro rakyat ini, saya tidak ingin menjadi figur daerah maupun figur nasional, saya ingin menjadi figur internasional,” pungkasnya. Guna mendukung pelaksanaan karya tersebut Bupati menyerahkan dana hibah sebesar 500 juta untuk Karya di Banjar Aseman.

Sementara itu Ketua Panitia Karya Br. Aseman, Ketut Sudarya menyampaikan terima kasih kepada Bupati Badung bersama DPRD Badung yang telah banyak membantu pembangunan di Br. Aseman. Diakui program dan kebijakan Bapak Bupati sudah sangat dirasakan masyarakat baik itu pelayanan kesehatan dan pendidikan gratis maupun bidang pelestarian seni dan budaya.

“Kami masyarakat Aseman sudah sangat merasakan program dari Pemkab Badung. Kami juga sangat bersyukur, karena Bapak Bupati Nyoman Giri Prasta sudah menjadi anggota kehormatan di Banjar Aseman,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Kelian Br. Kemulan, Jagapati, I Gst. Agung Gd Agung. Atas nama krama Banjar Kemulan, juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Bupati Badung yang selalu mensuport masyarakatnya dalam melaksanakan pembangunan di banjar maupun desa. Hal ini telah sangat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat dan pihaknya akan siap mendukung program kebijakan bapak bupati dan wakil bupati kedepannya. (humas-badung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :