Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menghadiri puncak HUT ke-45 STT Dwi Tunggal dan pergantian pengurus masa bhakti 2017-2019, Br Puseh, Desa Sading, Kelurahan Sading, Kec Mengwi, Sabtu (15/7/2017).

Pada kesempatan tersebut, Wabup Suiasa didampingi Anggota DPRD Kab Badung Nyoman Satria, Kabag Organisasi Wayan Wijana, Camat Mengwi I Gst Ngr Gede Jaya Saputra, Tripika Kec Mengwi, Lurah Sading Ida Bagus Rai Pujawatra, Bendesa Adat Sading Ketut Bitera, Ketua Karang Taruna dan tokoh masyarakat.

Acara puncak Hut STT Dwi Tunggal  ditandai pemotongan tumpeng oleh Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa dan diserahkan kepada Ketua STT Tuguh Yahya Pradnyana dan dilanjutkan penyerahan dana hibah oleh Wakil Bupati kepada Br Puseh Sading sebesar Rp. 500 Juta untuk melanjutkan perbaikan Bale Banjar dan membuat tembok penyengker, yang diterima kelian adat Br Puseh Wayan Winada. Diakhir acara Wakil Bupati menyerahkan bantuan Rp. 12 juta kepada Ketua STT Dwi Tunggal.

Wakil Bupati  Badung Ketut Suiasa menyampaikan tentu hari ini adalah hari kebahagiaan bagi STT Dwi Tunggal Br Puseh Sading. Tentu diusia yang ke 45 ini adalah usia yang cukup mapan dalam melaksanakan dedikasi serta melaksanakan pengabdian di tengah tengah-tengah masyarakat.

Baca Juga :  Pengumuman Pemenang Maybank Marathon Bali 2019

“Tentu kami pemerintah akan senantiasa mendorong kegiatan maupun kreativitas sekaa teruna, sehingga kedepan dapat berpartisipasi aktif dalam menggerakan pembangun bersinergitas dengan pemerintah kabuapten badung, ” jelasnya.

Ketua STT Dwi Tunggal, Tuguh Yahya Pradnyana melaporkan STT Dwi tunggal merupakan wadah penyaluran kreatifitas dari anak- anak muda Banjar Puseh Sading. Berdiri 45 Tahun yang lalu tepatnya tanggal 10 Juli 1972. Sekaa Teruna ini sudah eksis menjadi tempat belajar, bermasyarakat bagi para insan teruna teruni Banjar Puseh Desa Sading.

Baca Juga :  Pramuka Bali Gelar Rakerda, “Pramuka Untuk Indonesia, Perekat NKRI”

”Perayaan HUT kali ini kami laksanakan dwngan sederhana, sebagai wujud apresiasi kami kepada organisasi yang begitu kami cintai,” katanya. Adapun jumlah anggota STT saat ini sebanyak 93 orang, terdiri dari pelajar, mahasiswa dan sudah ada yang bekerja.

“Kami senantiasa ikut berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan baik di tingkat banjar maupun di tingkat desa adat dan kami selalu mendapatkan dukungan dari prejuru dan krama Adat maupun Dinas Br Puseh,” tambahnya. (humas-badung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :