Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Jaya Kesuma, S.H. M.Hum., menyampaikan ceramah kepada 394 santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Bali Bina Insani (BBI) di Banjar Meliling Kawan, Desa Meliling, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Rabu (19/7/2017). Salah satu materi yang disampaikan adalah tentang mengantisipasi paham radikalisme.

Kegiatan tersebut dalam rangka Hari Bakti Adhyaksa ke-72. “Beberapa kegiatan yang kami laksanakan adalah untuk mendekatkan diri kepada masyarakat. Termasuk berbagi cerita, ilmu pengetahuan dan pengalaman kepada para santri di pondok pesantren ini, sekaligus dalam program Jasa Masuk Pondok Pesantren,” ungkap Jaya Kesuma.

Baca Juga :  Rai Mantra Serahkan 851 SK Guru Kontrak dan 325 Kartu Denpasar Cemerlang

Dia menyebut antusiasme anak-anak di Ponpes BBI sangat tinggi. Hal itu terlihat saat sesi tanya-jawab, para santri banyak yang mengajukan pertanyaan mengenai kekerasan. “Itu artinya sosialisasi dan pemahaman sangat diperlukan,” ujarnya.

Menurut Jaya Kesuma, kegiatan seperti ini akan dilaksanakan secara berkesinambungan, dengan menyasar pusat-pusat pendidikan agama yang ada di Bali. “Bukan hanya di Tabanan, tetapi kami juga akan menyasar pusat-pusat pendidikan agama di lokasi lain, seperti di Karangasem, Gianyar, dan lainnya,” imbuhnya.

Sementara Direktur Ponpes BBI, H. Ketut Imaddudin Djamal mengatakan, merupakan kewajiban bersama untuk menyiapkan generasi muda yang memegang teguh empat pilar kebangsaan. Sebab, generasi muda saat ini yang akan membangun bangsa ini, sehingga mereka harus disiapkan agar senantiasa memegang teguh empat pilar kebangsaan, demi keutuhan NKRI.

Dalam acara tersebut, juga dilaksanakan penandatanganan kerja sama antara Kejati Bali dan Ponpes BBI, dengan pernyataan bahwa Kejati Bali siap terlibat dalam kegiatan pendidikan di pondok pesantren tersebut. Di antaranya dengan memberikan pendidikan mengenai hukum, baris-berbaris, serta pembentukan karakter. (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :