Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Kehidupan bangsa Indonesia saat ini sedang diuji dengan situasi intoleran yang dapat meruntuhkan nilai-nilai Pancasila. Generasi penerus bangsa Indonesia wajib bersama-sama mempertahankan Pancasila, NKRI, juga Bhinneka Tunggal Ika. Hal itu diungkapkan Wabup Tabanan I Komang Gede Sanjaya, saat menyerahkan kata-kata mutiara Bung Karno ke beberapa sekolah di Tabanan, Jumat (9/6/2017).

Sekolah yang dikunjungi Sanjaya, antara lain SD 5 Kediri, SD 2 Batannyuh, dan SMPN 1 Tabanan. Hadir pula Kepala Dinas Pendidikan I Wayan Adnyana, beberapa anggota DPRD Tabanan, dan Camat Tabanan.

Baca Juga :  Terpilih Secara Aklamasi, Mahaendra Yasa Jabat Ketua Senat FEB Unud Periode 2022-2026

“Tanggal 1 Juni merupakan momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia, yang diperingati sebagai hari lahir Pancasila. Soekarno sebagai presiden pertama dan juga Proklamator Kemerdekaan Indonesia, lahir pada 6 Juni, dan 21 Juni 1970 adalah hari wafat Bung Karno. Maka kita patut berbangga dan bersyukur atas jasa-jasa beliau sebagai pendiri banga Indonesia. Maka dari itu, muncul ide untuk menyerahkan kata-kata mutiara Bung Karno ke sekolah-sekolah di Tabanan,” ungkapnya.

Menurutnya, tanpa ideologi Pancasila, bangsa akan runtuh. Generasi muda harus mengetahui hakikat pedoman Pancasila. “Kita di Bali memiliki toleransi tinggi. Bayangkan di tempat lain terjadi intoleransi yang keras. Mari kita arahkan anak-anak tentang hakikat pedoman, penghayatan, dan pengamalan Pancasila. Karena hanya itu yang dapat memegang keutuhan NKRI,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkot Serahkan Patung Pahlawan Kapten IB Putu Djapa

Sanjaya berharap, kata-kata mutiara yang diserahkan dapat bermanfaat bagi siswa-siwa sekolah yang merupakan generasi penerus bangsa. “Saya mendapat tugas membagikan kata-kata mutiara yang dituliskan Bung Karno. Saya harap kata-kata mutiara ini untuk dipasang di kelas-kelas dan tempat strategis. Jadikan ide dan gagasan ini sebagai bintang pemimpin, sehingga anak-anak kita yang membaca mendapatkan motivasi bagaimana mengenang sejarah,” ujarnya.

Sanjaya juga mengingatkan arti penting Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. “Indonesia banyak suku bangsa dan agama, maka Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika sangat penting dalam kehidupan kita,” tukasnya. (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :