Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Permasalahan narkoba adalah masalah bersama.Indonesia sudah darurat narkoba, untuk itu diperlukan kepedulian bersama.

‘’Guru harus menjadi benteng utama untuk melindungi pelajar dari pengaruh penyalahgunaan narkoba. Peran guru dalam pendidikan memang sangat penting selain orangtua. Sebagai pendidik, baik orangtua maupun guru, bertanggungjawab terhadap kesejahteraan jiwa anak,’’ tegas Plt. Kepala Disdikpora Kota Denpasar, Wayan Sukana saat memberikan pemaparan di acara Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang digelar BNNK Denpasar, Rabu (7/6/2017).

Baca Juga :  Kesbangpol Kota Denpasar Ajak Daftar Ormas Secara Online

Wayan Sukana mengapresiasi langkah BNN untuk mewujudkan Kota Denpasar bersih narkoba.Dihadapan 30 peserta pembinaan fasilitator pendidikan yang diikuti 30 guru pembina KSPAN SMP se-Kota Denpasar itu, menurut Wayan Sukana, sorang guru dapat memberikan pengaruh kuat terhadap perubahan dan pembentukan perilaku anak didiknya di lingkungan sekolah.

“Guru harus dapat menjadi agen model perubahan perilaku bagi siswa yang terlanjur menjadi korban penyalahgunaan narkoba serta motivator penguat perilaku siswa ke arah mencegah dan menghindarkan diri dari pengaruh penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.

Baca Juga :  Direktorat Sabhara Polda Bali Gelar Jalan Jarak Jauh dan Pembaretan untuk Bintara Remaja

Ia berharap para guru mampu melaksanakan upaya P4GN tersebut sesuai dengan peran dan fungsinya sebagai pendidik dan untuk setiap sekolah di Kota Denpasar. ‘’Kita berharap agar materi P4GN dapat dimasukkan ke dalam mata pelajaran di sekolah agar setiap pelajar dapat memahami bahaya penyalahgunaan narkoba,’’ katanya.

Kepala BNNK Denpasar AKBP I Wayan Gede Suwahyu, mengatakan, pelajar adalah aset bangsa yang harus dilindungi. Karena perjalanan bangsa ini ke depan sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda saat ini.

Menurut Suwahyu, kalau generasi muda sekarang rusak karena narkoba maka dipastikan bangsa ini juga akan rusak. Oleh karena itu, para guru harus serius dan mampu sebagai benteng utama melindungi para siswa.

“Guru di Kota Denpasar harus menjadi garda terdepan dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan,” tegas Suwahyu. (tis/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :