Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Acara pelepasan siswa kelas IX SMPN 1 Denpasar, Rabu (7/6) kemarin berjalan semarak. Acara semakin meriah dan penuh senyum karena warga sekolah menikmati sukses ganda.

Pertama, sukses menyelenggarakan UNBK secara mandiri. Kedua, sukses hasil UNBK. SMPN 1 Denpasar kembali mempertahankan predikat sebagai sekolah peraih nilai rata-rata UN tertinggi se-Bali, dengan nilai 348,29.

Tak hanya itu, dua siswanya meraih nilai perorangan terbaik di Bali. Masing-masing Putu Agung Kesya Wisma Winata meraih ranking II (387,0) dan Ida Ayu Jayanti Kusumawardani meraih ranking III (386,5).

Kepala SMPN 1 Denpasar, Drs. AA Gede Agung Rimbya Temaja, M.Ag., tampak tersenyum manis melepas satu per satu dari 308 siswa kelas IX yang lulus 100 persen. Sukses mempertahakan prestasi di UN ini melengkapi predikat SMPN 1 Denpasar sebagai sekolah Rujukan Nasional, serta sebagai Sekolah Olahraga dan Sekolah Pendidikan Karakter.

Baca Juga :  Badung Raih Peringkat I Komitmen Pengadaan Barang dan Jasa se-Bali

Dia mengungkapkan prestasi ini merupakan hasil kerja keras siswa. Kerjasama sekolah dengan orangtua siswa, kerja cerdas dan kerja iklas guru di sekolah. Untuk itu, ia berharap tahun depan bisa mempertahkan prestasi yang diraih.

Gung Aji Rimbya Temaja menambahkan, sekolah menargetkan meraih rata-rata UN 9,50, namun belum tercapai. Ia menilai raihan nilai rata-rata UN anak SMP di Bali cenderung menurun.

Dia tetap berbahagia karena hasil capaian UN terbaik di Bali ini diraih atas dasar integritas dan mengedepankan kejujuran. Untuk itu, 40 siswanya yang meraih nilai sempurna (100) di tiap mata pelajaran diberikan bonus Rp 100 ribu dari komite.

Kepada lulusannya dia berharap terus belajar dan tunjukkan prestasidi sekolah pilihan. Cerdaslah menentukan pilihan SMA favorit. Biasanya 85-90 persen lulusan SMPN 1 Denpasar diterima di SMA negeri favorit.

Acara pelepasan kemarin juga disaksikan Ketua Komite SMPN 1 Denpasar, I Wayan Sugita, S.H., bersama pengurus I Made Kawiana. Acara diisi dengan berbagai pentas seni serta penyerahan penghargaan kepada siswa berprestasi non akademik serta penyerahan tali kasih pada guru dan pegawai yang pensiun.

Ketua Komite Wayan Sugitha sangat gembira dengan prestasi SMPN 1 Denpasar kembali bangkit dan menjadi yang terbaik di Bali. Ia juga memuji semangat gotong royong stakeholder SMPN 1 Denpasar melahirkan siswa prestasi dan berkarakter.

Baca Juga :  Kejari Buleleng Musnahkan Sejumlah Barang Bukti Sudah Inkracht

Inilah yang ia sebut pendidikan bertujuan mengetahui bukan fakta, melainkan nilai. Adalah satu keniscayaan, bahwa siswa mendapat pemahaman dan perasaan tentang nilai. Dia perlu memperoleh makna yang jernih mengenai keindahan dan kebaikan moral.

Jika tidak, dengan pengetahuannya yang spesialistis, dia akan lebih mirip dengan a well trained dog than a harmoniously developed person, orang yang berilmu pengetahuan, tetapi tanpa karakter yang baik. (pra/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :