Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, POLDA BALI – Dihari ke empat pelaksanaan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Agung 2017, Polda Bali kembali merazia tempat hiburan malam yang ada di wilayah Denpasar yaitu Executive Karaoke, Boshe dan Grahadi pada Sabtu dini hari (27/5/2017). Dua anjing pelacak diterjunkan untuk memaksimalkan pemeriksaan. Kegiatan ini dipimpin langsung Wakaopsda Ops Pekat Agung 2017 AKBP I Nyoman Wija.

AKBP I Nyoman Wija mengatakan, usai melaksanakan apel dan mendapatkan  APP, sebanyak 135 personel langsung bergerak menuju Jalan Imam Bonjol Denpasar. Tiba di Executive Karaoke, petugas memeriksa setiap pengunjung yang ada di room. Dari room 503, petugas mengamankan seorang pengunjung laki-laki berinisial MSA (51) karena dari dompet milik MSA, petugas menemukan satu paket biji ganja kering. Selain itu, polisi juga mendapatkan 4 security yang tidak memiliki kualifikasi sertifikat Satpam.

Baca Juga :  RSD Mangusada Gelar Fun Run Ke-2 

Selanjutnya petugas melanjutkan pemeriksaan ke Boshe dan Grahadi di Jalan Bypas Ngurah Rai Denpasar. Petugas mendapatkan 22 security yang tidak memiliki kualifikasi sertifikat Satpam dan tidak menemukan barang bukti narkoba. Atas hal tersebut, Polisi memberikan surat peringatan pertama (SP1) untuk manajemen tempat hiburan tersebut. Petugas meminta kepada pihak manajemen agar mempekerjakan security yang memiliki kualifikasi sertifikat dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Hasil razia atau sweping tempat hiburan malam, dihari ke empat Ops Pekat Agung 2017, kami menerjunkan dua anjing pelacak. Diamankan juga seorang laki-laki berinisial MSA warga Kayu Mas Kelod Denpasar, yang kedapatan membawa narkoba jenis ganja. Saat ini MSA dan barang bukti sudah diamankan dan diserahkan ke Satgas Gakkum untuk diproses dan diperiksa lebih lanjut,” terang AKBP I Nyoman Wija usai pelaksanaan razia. (binaw/humas-poldabali/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :