BALIPORTALNEWS.COM – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menghadiri acara Sosialisasi Pelayanan Kesehatan di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) dalam Program Kartu Badung Sehat (KBS), Jumat (20/1/2017) yang bertempat di Ruang Kriya Usadha RSUD Badung, turut hadirKepala Dinas Kesehatan I Gede Putra Suteja, Direktur RSUD Badung dr. I Nyoman Gunawan, M.P.H dan Perwakilan dari Kantor Operasional BPJS Kab. Badung.

Wabup Suiasa dalam sambutannya menyampaikan, Terintegrasinya JKN dan KBS di Kabupaten Badung diharapakan pelayanan kesehatan masyarakat jangkauannya menjadi lebih luas, komperensif dan secara kuantitas dan kualitatif semakin baik.

Karena kesehatan yang merupakan kebutuhan dasar masyarakat dan masyarakat dapat menikmati dengan sebaik-baiknya kebutuhan itu, di mana kesehatan dan layanan kesehatan itu merupakan hak kodrati masyarakat sebagai warga Negara, dan kewajiban Negara dan Pemerintah memberikan layanan dan menyiapkan layanan dengan sebaik-baiknya dan se-optimal mungkin kepada masyarakat.

Terkait dengan mengintegrasikan antara KIS dengan KBS ini tiada lain adalah kita memberikan layanan dan memberikan hakikinya masyarakat itu sebagai manusia dan sebagai warga Negara khususnya di Kabupaten Badung sehingga berharap peningkatan derajad kesehatan dan kehidupan masyarakat di Kabupaten Badung bisa kita wujudkan, karena apapun yang dilakukan muara akhirnya untuk mewujudkan masyarakat yang berkesejahteraan, masyarakat yang berkemakmuran dan dalam kehidupannya mereka dapat menjadi masyarakat yang mampu berdaya saing dengan layanan kesehatan dan kualitas jaminan kesehatan masayarakat bisa disiapkan secara baik dan optimal.

Baca Juga :  Wagub Cok Ace Dorong Asosiasi MICE Bersatu untuk Bangkit

Kesehatan itu adalah satu parameter indicator kunci untuk menjadi masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing selain dengan sector pendidikan yang merupakan kebutuhan dasar.

Lebih lanjut dikatakan, keberhasilan dibidang pelayanan kesehatan dalam mengintegrasikan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dengan Kartu Badung Sehat (KBS) di Kabupaten Badung akan berhasil dan sukses apabila komponen-komponen, dan pelaksana kesehatan memiliki komitmen dan intergrasi yang kuat baik secara individu dan secara konstitusi lembaganya masing-masing.

Sehinga diundang lembaga-lembaga layanan kesehatan yang diajak kerja sama dalam rangka meningkatkan koordinasi dan singkronisasi sehingga integritif system kita ini dari sisi layanan dapat terlaksana secara maksimal sebab sebagus apapun layanan publik, sebagus apapun aturan yang dimiliki dan sejelas apapun aturan yang kita miliki tetapi kalau pihak-pihak pelaku pelayanan kesehatan pihak-pihak lembaga layanan kesehatan tidak memiliki komitmen dan integritas sebagaimana kita harapkan itu akan menjadi sia-sia karena itulah komponen-komponen yang menjadi sub system dari system besar pelayanan public disektor kesehatan di kabupaten Badung semuanya diharapkan prima dan memilki komitmen dan integritas yang baik.

Baca Juga :  Antisipasi Aksi Unjuk Rasa, Polda Bali Gelar Apel Kesiapan Peralatan 

Sementara itu Direktur RSUD Badung, dr. I Nyoman Gunawan, M.P.H melaporkan kegiatan sosialisasi pelayanan kesehatan di FKRTL yang dikaitkan dengan KBS di Kabupaten Badung yang merupakan program unggulan Kab. Badung di sektor kesehatan yang sektor prioritas dalam RPJMD kabupaten badung. terintegrasinya KBS dalam program JKN memberikan Perubahan dalam tata prilaku dan tata kelola dalam pelayanan dimana mutu harus tetap terjaga.

“Terkait dengan belum meratanya masyarakat kab. Badung mendapatkan kartu KBS kami pihak RSUD memberikan tenggang waktu sampai bulan maret untuk mendapatkan pelayanan dengan memberikan atau menunjukkan identitaskependudukan”, paparnya. (humasbdg/bpn)