BALIPORTALNEWS.COM – Tim Pengembangan Kurikulum (TPK) dituntut untuk bisa mengembangkan berbagai inovasi-inovasi karena dalam Kurikulum 2013 yang dituntut banyak adalah kreativitas dan inovasi para guru.

Hal itu disampaikan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar Ir. Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta W., MT., diwakili oleh Kabid Dikmen Disdikpora Kota Denpasar Drs. Wayan Supartha, M.Pd., saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (bimtek) Tim Pengembangan Kurikulum, belum lama ini.

Bimtek yang diikuti oleh 100 peserta terdiri dari korwas, KKPS, Ketua MKKS SMP, SMA/SMK, serta guru dan kasek PAUD/TK, SD, SMP, SMA/SMK. Bimtek menghadirkan narasumber dari Widyaiswara LPMP Provinsi Bali dan instruktur nasional.

Supartha menjelaskan, kurikulum sebagai seperangkat rencana pendidikan perlu dikembangkan secara dinamis sesuai dengan tuntutan dan perubahan yang terjadi di masyarakat. Karena kurikulum mengarahkan guru untuk mendidik peserta didik agar dapat memiliki potensi yang diisi dengan nilai-nilai karakter secara holistik.

Supartha berharap TPK Kota Denpasar agar dapat terus melakukan sosialisasi terkait pelaksanaan Kurikulum 2013 ini di satuan pendidikan masing-masing, dan juga diminta selalu kreatif dalam melahirkan berbagai karya inovatif dalam pembelajaran.

Supartha mengakui, terjadi perubahan signifikan dalam dunia pendidikan. Tantangannya bukan hanya berlakukanya Kurikulum 2013 saja, tetapi faktor-faktor lingkungan yang berkembang. Para pendidik dituntut untuk mendidik siswa dengan sebaik-baiknya.

Ketua Panitia yang juga Kasi Kurikulum dan Evaluasi Bidang Dikmen, Ni Made Tirta Ariantini, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan, dalam pelaksanaan bimtek ini juga disosialisasikan materi P4GN dari BNNP Bali. Materi tersebut oleh tim pengembang kurikulum Kota Denpasar wajib disosialisasikan ke seluruh sekolah dan materi P4GN tersebut diintegrasikan ke seluruh mata pelajaran. (pra/bpn)

Keterangan Foto : BIMTEK – Kabid Dikmen Disdikpora Kota Denpasar Wayan Supartha saat membuka bimtek Tim Pengembangan Kurikulum (TPK).

 

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini