BALIPORTALNEWS.COMGuna menjaga kondusifitas dan menekan angka kejahatan serta menjegah terjadinya kenakalan remaja yang menjerumus kepada tindakan asusila, ratusan tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP Kota Denpasar, Kepolisian, TNI, Perbekel/ Lurah, Linmas, Pecalang, Ormas serta Komponen Masyarakat dan pihak terkait lainnya melaksanakan patroli serentak di Desa/Kelurahan se-Kota Denpasar pada Sabtu (6/11/2016).

Berbagai kasus geng motor yang melibatkan pelajar yang meresahkan warga masyarakat membuat Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra bertindak tegas dengan memerintahkan tim gabungan melaksanakan patroli malam di setiap Desa/Kelurahan se-Kota Denpasar.

Di wilayah subak Pakel Desa Ubung Kaja diamankan 7 remaka yang terdiri dari 5 perempuan dan 2 laki laki yang akan menggelar pesta miras, sementara di Desa Pemogan 3 remaja tanggung yang diduga anggota geng motor diamankan oleh Bankamdes setempat.

Patroli malam yang melibatkan komponen masyarakat dan dinas dengan menyasar tempat-tempat berpotensi rawan sebagai tempat berkumpulnya remaja seperti seputaran Jl Gatsu, Citraland, Jl Mahendradata, Teuku Umar Barat, Bhuana Kubu, Monang-maning, Puputan Badung, Jl Kamboja, jl Menuh serta beberapa tempat lainnya dan wilayah Desa/Kelurahan. Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut berhasil miras dan beberapa anak remaja yang disinyalir anggota geng motor.

Kepala Satuan Pol PP Kota Denpasar IB. Alit Wiradana yang di temui di sela-sela patroli mengatakan, para remaja yang diamankan tersebut diberikan pembinaan dan selanjutnya diaerahkan kepada orang tua nya.

Wiradana menambahkan dari hasil rapat koordinasi yang melibatkan semua komponen Adat dan Dinas berkaitan dengan antisipasi maraknya genk motor dan tindakan kriminalitas di beberapa tempat, kami membentuk tim gabungan untuk melaksanakan patroli di beberapa titik rawan kriminalitas dan juga dibantu aparat Desa/Kelurahan yang ikut serta patroli di daerahnya masing-masing yang tersambung langsung ke leading sektor Tim Gabungan untuk respon cepat jika terjadi tindakan kriminal.

“Ini merupakan suatu langkah preventif dalam upaya menekan angka kejahatan, apalagi dengan keikut sertaan aparat Desa/Kelurahan akan lebih mempermudah untuk kita mengetahui kejahatan yang terjadi dan respon cepat dalam penanganannya,” ujar Alit Wiradana.

Dengan kekuatan bersama-sama lebih lanjut Alit Wiradana mengatakan, kita bisa lebih maksimal dalam mengatasi permasalahan yang ada terutama penanganan geng motor yang sangat meresahkan masyarakat.

Terkait dengan perilaku remaja yang bertentangan dengan moral dan etika ini perlu mendapatkan perhatian khusus, dengan mengadakan patroli malam yang melibatkan komponen masyarakat dan dinas dengan menyasar tempat-tempat berpotensi rawan diharapkan dapat memberi rasa nyaman dan aman kepada masyarakat serta menekan angka kejahatan di Kota Denpasar. (eka/hmsdps/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini