BALIPORTALNEWS.COMPenyakit kanker  merupakan penyebab kematian nomor 2 terbesar di dunia bahkan jumlah korban jiwa yang disebabkan penyakit ini jumlahnya melebihi kematian gabungan yamg diakibatkan oleh virus HIV/AIDS, TBC dan malaria.

Sehingga sangat beralasan hal ini perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak agar akibat yang ditimbulkan dari penyakit ini dapat ditekan.

Upaya menekan penyakit tidak menular namun mematikan ini dapat ditempuh salah satunya dengan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), antara lain adalah dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi,  berolahraga secara teratur, tidak merokok, tidak mengkonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan, dan bahkan yang saat ini tengah menjadi trend adalah mengkonsumsi makanan organik tanpa ada pengggunaan pupuk kimia.

Demikian disampaikan Ayu Pastika seusai dilantik sebagai Ketua Pengurus Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Bali di Gedung Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Jumat (21/10/2016).

Ayu Pastika juga menambahkan, disamping pola hidup sehat  upaya deteksi dini terhadap penyakit kanker juga memegang peran  penting, mengingat saat ini hampir 60 % penderita kanker datang kerumah sakit dalam kondisi stadium lanjut  dalam artian pengobatan  yang dilakukan sering tidak lagi dapat menyembuhkan.

“Penyakit ini sangat mematikan dan sudah banyak menelan korban jiwa, untuk itu mari kita memulai menerapkan pola hidup bersih sehat dimulai dari diri dan lingkungan kita sendiri. Di samping juga jangan lupa melakukan deteksi dini terhadap gejala kanker. Jika ada keluhan segera periksakan diri ke petugas kesehatan terdekat, semakin dini terdeteksi maka semakin besar harapan untuk sembuh “ ujarnya.

Secara khusus Ayu Pastika juga menyemangati para penderita kanker untuk tidak putus asa dalam menjalankan upaya penyembuhan.  Ia juga menekankan pentingnya  peran keluarga dan orang orang terdekat untuk mendukung upaya pengobatan yang harus dijalani para pasien kanker.

“Saya juga mengimbau kepada masyarakat yang salah satu anggota keluarganya ada mengidap penyakit kanker agar secara serius, telaten dan penuh kesabaran mendukung upaya pengobatan yang harus dijalani pasien. Dukungan dan kasih sayang merupakan salah satu obat yang diperlukan para pengidap penyakit kanker,” ujarnya.   

Berkenaan dengan pelantikan pengurus YKI Cabang Bali yang baru saja dilantik, Ayu Pastika menyampaikan bahwa organisasi sosial nirlaba ini  akan terus berupaya meningkatkan perannya dengan membuat program unggulan yang bermanfaat untuk masyarakat sesuai dengan visi dan misi Bali Mandara.

Hal senada juga disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam sambutannya pada acara pelantikan tersebut dimana  Pastika  menyampaikan apresiasinya atas semua program yang telah dilaksanakan oleh YKI dan  berharap agar YKI Cabang Bali lebih meningkatkan efektivitasnya  dengan berbagai kegiatan bermanfaat mulai dari promosi dan prevensi, penyuluhan, pencegahan serta penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP).

Tidak terhenti sampai disitu, YKI juga diharapkan terus menjalin kerja sama dengan PKK untuk melakukan kegiatan penyuluhan dan deteksi dini langsung ke desa desa. “Menyelamatkan satu nyawa manusia lebih mulia daripada membangun  pagoda tingkat  9, dan YKI telah melaksanakan tugas mulia ini dan saya sangat mengapresiasinya,“ pungkasnya.

Dalam acara pelantikan yang juga dihadiri oelh Ketua YKI Pusat yang diwakilkan oleh anggota Bidang Organisasi YKI Pusat Watie Soeharnanto serta Kepala SKPD terkait di lingkungan Pemprov Bali, dilantik sebanyak 32 pengurus YKI Cabang Bali ( Koordinator) Masa Bakti 2016-2021 ini  berdasarkan kepada Surat Keputusan No 385/ SK.Cab/YKI/IX/2016.

Seusai upacara pelantikan, acara dilanjutkan dengan rapat kerja pengurus YKI Cabang Bali Masa Bakti 2016-2021 yang dipimpin langsung oleh Ketua YKI Cabang Bali yang baru saja dilantik kepengurusannya. (hms prov bali/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini