BALIPORTALNEWS.COM – Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra membuka job matching yang diselenggarakan SMKN 1 Denpasar, Rabu (21/9/2016). Job Matching yang diselenggarakan selama dua hari hingga, Kamis (22/9/2016) melibatkan 41 dunia industri di antaranya bidang otomotif, pariwisata, mesin, jasa perbankan, kesehatan dan empat perusahan yang merupakan alumni SMKN 1 Denpasar.

Kepala SMKN 1 Denpasar, Ketut Suparsa, ST., MT., menjelaskan, job matching ini diselenggarakan untuk melakukan pemasaran tamatan siswa SMK kepada dunia usaha dan dunia industri yang ada. Disamping itu meningkatkan kerjasama, mempertemukan dunia usaha dan dunia industri dengan lulusan SMK.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Walikota Rai Mantra yang terus memberikan suport dalam kemajuan pendidikan SMK yang mampu berkompetisi diberbagai bidang usaha nantinya,” ujar Suparsa didampingi Ketua Panitia Dra. Desak Made Rai, M.Pd.

Kasi Kerjasama Industri Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Yuliati Sri Nurhidayati, yang hadir diacara pembukaan mengatakan, job matching ini adalah salah satu program Direktorat Pembinaan SMK tahun 2016 yang dilaksanakan di 34 SMK tersebar di beberapa provinsi. Secara umum, program ini bertujuan untuk mempertemukan tamatan SMK dengan dunia usaha/industri yang memerlukan tenaga kerja tingkat menengah.

Walikota IB Rai Dharmawijaya Mantra sangat salut dan memuji suksesnya job matching SMKN 1 Denpasar. Bahkan sebelum membuka job matching, Rai Mantra tampak berbincang serius dengan siswa SMKN 1 Denpasar yang menciptakan sebuah program zona magang.

Program aplikasi android ini dengan fitur aplikasi pencarian industri magang, cek kuota industri, lihat info industri dan tentukan tempat interview diapresiasi Walikota Rai Mantra dan akan segera melakukan kerjasama  untuk dapat menggabungkan program zona magang ini dengan program pengaduan rakyat online (Pro) Denpasar.

“Job Matching sangat tepat dilaksanakan dalam era kompetensi saat ini, seperti aplikasi zona magang menjadi sebuah inovasi yang sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Walikota Rai Mantra.

Lebih lanjut dikatakan job matching sebagai sebuah langkah marketing dan kompetensi serta menciptakan whole menejemen school (melibatkan seluruh civitas sekolah, pemerintah dan dunia usaha) bagi siswa SMK oleh para guru yang tidak hanya memberikan pendidikan, namun mampu melakukan pemasaran dan advertaising inovasi karya siswa. Disamping itu job matching juga membuka peluang kepada para siswa dengan tujuan yang disasar untuk pencapaian goal program pendidikan SMK yakni bekerja, wirausaha dan studi lanjut.

‘’Ini juga membantu pemerintah dalam membuat program menekan angka pengangguran dengan keahlian SMK yang telah memiliki kompetensi memasuki dunia kerja kedepan. Tentu ini tak terlepas dari visi dan misi Pemkot Denpasar dalam mewujudkan Denpasar Kota Kompeten dengan goal program membawa pertumbuhan ekonomi Kota Denpasar yang berkualitas,’’ pungkas Rai Mantra. (tis/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini