BALIPORTALNEWS.COMWalikota Denpasar IB Rai Mantra mengharapkan pada Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Denpasar dalam menangani permasalahan sosial jangan hanya pada saat terjadi musibah. Permasalahan  sosial  saat ini masih banyak terjadi seperti permasalahan gepeng, kemiskinan dan masalah sosial lainnya, PMI bisa turut ambil bagian mengentaskan permasalahan tersebut melalui penyuluhan dan aksi nyata lainnya. Demikan disampaikannya saat membuka musyawarah kota (muskot) IV PMI Kota Denpasar, Rabu (28/9/2016) di Ruang Pertemuan Dinas Kebudayaan Kota Denpasar.

"Saya harap penanganan masalah kemanusian harus direncanakan dengan baik. Program kemanusiaan harus direncanakan dalam kondisi pada eranya," ujar Rai Mantra.  Dalam keadaan  sekarang masih ada masalah kemanusian termasuk kemiskinan. Untuk itu perlu ada revitalisasi program PMI sehingga menyentuh masyarakat terbawah. Masalah pembangunan kemanusian seperti tercantum dalam  melenium development goal's (MDG's) yang sekarang menjadi sustainable development goal's (SDG's) atau program berkelanjutan.

Rai Mantra lebih lanjut menambahkan mungkin masalah kemiskinan belum pernah terpikirkan itu juga menjadi salah satu masalah kemanusian. Untuk mengatasi hal tersebut harus melibatkan semua organisasi termasuk PMI. Diharapkan PMI bisa masuk selain rutin melaksanakan kegiatan donor darah juga dapat membantu memberikan penyuluhan penanganan masalah kemanusian. "Kegiatan PMI harus terus berinovasi sesuai dengan kebutuhan jaman dalam mengatasi permasalahan kemanusian," harap Rai Mantra.

Pengurus PMI Provinsi Bali, dr. I Gusti Lanang M. Rudiarta menyampaikan selama ini PMI Kota Denpasar sudah banyak berbuat untuk mendukung kegiatan PMI Provinsi dan nasional. Untuk itu PMI Denpasar diharapkan terus menjadi barometer bagi PMI yang ada di kabupaten lain. Terlebih lagi perhatian Pemerintah Kota Denpasar sangat membantu setiap kegiatan PMI bagi melalui pendanaan maupun bantuan lainnya.

Hal ini mengantarkan PMI Provinsi Bali meraih juara pertama tingkat nasional dalam Jumbara yang dilakukan di Pangkep untuk pertama kalinya. "Ini salah satu bentuk keseriusan Pemerintah Kota Denpasar yang mendukung terhadap semua kegiatan yang dilaksanakan PMI Kota Denpasar," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut dr. I Gusti Lanang M. Rudiarta mengharapkan melalui muskot IV ini dapat memilih pengurus baru untuk lima tahun kedepan. Ia berharap pengurus baru yang terpilih nanti dapat membuat program yang lebih inovatif dalam meningkatkan kegiatan sosial di masyarakat.

Ketua Panitia Muskot IV PMI Kota Denpasar Ni Nyoman Sujati mengatakan kegitan ini dilakukan sekali dalam kurun waktu lima tahun. Dalam muskot ini akan menilai pertanggungjawaban pengurus PMI Kota Denpasar. Disamping juga menetapkan rencana pokok pelaksanaan program lima tahun kedepan berdasarkan rencana program PMI PRovinsi Bali. Dalam muskot ini juga dipilih pengurus PMI Kota Denpasar dalam masa bakti lima tahun kedepan. (gst/humas pemkot dps/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini