BGTK Bali Sinkronkan Program Prioritas Kemendikdasmen 2026, Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Mutu Pendidikan
BGTK Bali Sinkronkan Program Prioritas Kemendikdasmen 2026, Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Mutu Pendidikan. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Bali memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah melalui kegiatan Konsolidasi dan Sinkronisasi Program Prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Tahun 2026 yang digelar pada 1–3 Juli 2026 di B Hotel Bali & Spa, Denpasar.

Kegiatan tersebut menjadi forum strategis untuk menyelaraskan pelaksanaan berbagai program prioritas Kemendikdasmen pada semester II Tahun 2026. Hadir dalam kegiatan ini perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Bali, Dinas Pendidikan kabupaten/kota se-Bali, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta jajaran BGTK Provinsi Bali.

Mengusung tema “Menyatukan Langkah, Menguatkan Dampak”, kegiatan diikuti 65 peserta yang selama tiga hari membahas evaluasi program semester I, sinkronisasi data sasaran, penyusunan strategi percepatan program, hingga rencana tindak lanjut yang akan diterapkan di masing-masing daerah.

Kepala BGTK Provinsi Bali, Dr. I Wayan Surata, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa transformasi pendidikan tidak dapat berjalan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh satuan pendidikan.

Menurutnya, dinamika dunia pendidikan yang berkembang sangat cepat menuntut adanya langkah bersama agar setiap kebijakan nasional dapat diimplementasikan secara efektif di daerah.

“BGTK Provinsi Bali memiliki peran sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah. Melalui kolaborasi yang kuat, kami ingin memastikan berbagai program pengembangan kompetensi benar-benar berdampak pada peningkatan mutu pembelajaran,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, berbagai program prioritas Kemendikdasmen Tahun 2026 menjadi fokus pembahasan, di antaranya implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), penguatan literasi dan numerasi, pendidikan karakter, transformasi digital melalui pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI), penguatan kepemimpinan pembelajaran, hingga peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan secara berkelanjutan.

Selain menyamakan persepsi terhadap arah kebijakan nasional, peserta juga menyusun langkah operasional yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah. Penyusunan strategi dilakukan berbasis data, seperti Rapor Pendidikan, data kompetensi guru, aktivitas komunitas belajar, hingga capaian implementasi berbagai program pendidikan.

Melalui kegiatan ini, BGTK Provinsi Bali berharap koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah semakin kuat sehingga pelaksanaan program prioritas Kemendikdasmen dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Dengan kolaborasi yang semakin solid, BGTK Provinsi Bali bersama pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan layanan pengembangan guru dan tenaga kependidikan yang lebih berkualitas guna meningkatkan mutu pembelajaran serta menghasilkan peserta didik yang lebih kompeten dan berdaya saing.(r/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News