
BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) kembali menggelar Pameran Rupa Adhikara Citta II di Rumah Tanjung Bungkak, Denpasar, pada 22-25 Juni 2026.
Mengusung tema “Local Culture for Tomorrow”, pameran ini menghadirkan lebih dari 60 karya terbaik mahasiswa yang mengangkat nilai-nilai budaya lokal melalui pendekatan desain kontemporer.
Karya yang ditampilkan berasal dari enam kelas dan mencakup berbagai medium kreatif, mulai dari ilustrasi, fotografi, animasi, film pendek, audio visual, hingga karya desain komunikasi visual lainnya. Melalui konsep “Future Heritage”, para mahasiswa diajak untuk menafsirkan kembali warisan budaya lokal agar tetap relevan dan mampu menjawab tantangan masa depan.
Ketua penyelenggara, Putu Satria Udyana Putra, M.Sn., mengatakan pameran ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menampilkan hasil proses kreatif sekaligus memperkenalkan budaya lokal melalui bahasa visual yang dekat dengan generasi masa kini.
Pembukaan pameran mendapat perhatian dari berbagai kalangan, mulai dari akademisi, praktisi kreatif, mahasiswa hingga tokoh budaya.
Sejumlah figur publik turut hadir, di antaranya Rudolf Dethu, Kadek Vio Nugraha Prasetya, Delly selaku pengelola Rumah Tanjung Bungkak, ilustrator internasional asal Bali Monez Gusmang dan Made Blez, serta seniman ogoh-ogoh Bali I Putu Marmar Herayukti.
Rektor INSTIKI, Dr. I Dewa Made Krishna Muku, S.T., M.T., mendorong mahasiswa untuk berani memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat luas.
“Tunjukkan kepada dunia bahwa ini adalah karya Anda. Bisa jadi, karya-karya inilah yang akan menjadi ciri khas yang membuat Anda dikenal di masa depan,” ujarnya.
Menurutnya, setiap karya yang dihasilkan mahasiswa tidak hanya menjadi bagian dari proses akademik, tetapi juga dapat menjadi identitas profesional yang membangun reputasi mereka di masa mendatang.
Sementara itu, Koordinator Program Studi DKV INSTIKI, I Ketut Setiawan, S.Pd., M.Sn., menyampaikan bahwa penyelenggaraan Pameran Rupa Adhikara Citta II yang kini memasuki tahun kedua merupakan bukti komitmen program studi dalam membangun budaya akademik yang kreatif dan produktif.
“Pameran ini merupakan bukti komitmen Program Studi DKV INSTIKI dalam membangun budaya akademik yang kreatif dan produktif. Kami berharap kegiatan ini terus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya sekaligus membangun jejaring dan kolaborasi dengan berbagai pihak,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan semacam ini memiliki peran penting dalam membentuk karakter mahasiswa sebagai calon desainer profesional yang kreatif, adaptif, dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman tanpa meninggalkan identitas budaya lokal.
Apresiasi juga disampaikan Kurator Pameran, Dr. I Made Marthana Yusa, M.Ds., yang menilai kualitas karya mahasiswa tahun ini menunjukkan perkembangan yang sangat baik.
“Pameran ini berjalan dengan lancar dan mendapatkan respons positif dari masyarakat maupun para figur publik yang hadir. Karya-karya yang ditampilkan telah melalui proses kurasi yang baik dan layak untuk diapresiasi. Kami berharap pengunjung dapat merasakan pengalaman estetik sekaligus menangkap pesan yang disampaikan melalui setiap karya,” ungkapnya.
Sebagai rangkaian penutupan, pada 25 Juni 2026 digelar sejumlah kegiatan edukatif yang terbuka untuk umum.
Di antaranya Graphic Talk Show by AiDiA Denpasar bertajuk “Membangun Identitas: IP Karakter sebagai Portofolio Kreatif” yang menghadirkan ilustrator dan kreator IP karakter asal Bali, I Made Yudhi Mahardika (Bleloz), serta sesi Film Screening & Review bersama Dr. I Nyoman Anom Fajaraditya Setiawan, S.Sn., M.Sn., melalui kegiatan “Bedah Karya Film Terakuisisi”.
Melalui Pameran Rupa Adhikara Citta II, DKV INSTIKI kembali menegaskan komitmennya dalam melahirkan generasi desainer yang kreatif, inovatif, dan berkarakter, sekaligus mampu mengangkat potensi budaya lokal melalui karya-karya visual yang relevan dan berdampak bagi masyarakat.(*/bpn)












