
BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Ni Komang Gayatri Dinda Gita Arsani, murid kelas X SMA Negeri 1 Kubu, berhasil mencatat sejarah setelah lolos sebagai calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional tahun 2026.
Remaja kelahiran 21 September 2009 asal Banjar Dharma Winangun, Desa Tianyar, Kecamatan Kubu itu menjadi murid pertama dari SMAN 1 Kubu yang mampu menembus seleksi hingga tingkat nasional. Keberhasilan tersebut pun menjadi kebanggaan besar bagi sekolah maupun masyarakat Karangasem.
Gayatri mengaku awalnya tidak menyangka bisa melangkah sejauh ini. Ketertarikannya pada dunia Paskibraka sudah tumbuh sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD) karena gemar mengikuti kegiatan gerak jalan. Saat memasuki kelas X, ia mulai aktif mengikuti ekstrakurikuler Paskibraka di sekolah.
“Saya awalnya hanya berharap bisa lolos sampai tingkat provinsi, ternyata bisa sampai nasional. Tentu sangat bersyukur dan bangga,” ujarnya.
Proses seleksi yang dijalani tidaklah mudah. Dari tahap penjaringan di sekolah, sebanyak 26 murid dikirim mengikuti seleksi tingkat Kabupaten Karangasem yang berlangsung pada 4 hingga 8 Mei 2026. Para peserta harus melewati berbagai tahapan, mulai dari psikotes, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), hingga Tes Intelegensi Umum (TIU).
Di tengah latihan dan persaingan yang ketat, Gayatri terus mempersiapkan diri secara maksimal, baik fisik maupun mental. Ia bahkan rutin belajar mandiri melalui berbagai video terkait tugas dan tanggung jawab anggota paskibraka.
“Harus siap fisik dan mental. Saya juga banyak belajar lewat video-video tentang Paskibraka,” katanya.
Tak hanya aktif di bidang non akademik, Gayatri juga dikenal sebagai murid berprestasi di sekolah. Ia tercatat sebagai Juara 1 di kelas XB. Murid yang menyukai pelajaran Matematika dan memiliki hobi memasak itu bercita-cita menjadi seorang dokter.
Ke depan, Gayatri berharap mampu membawa nama baik SMAN 1 Kubu dan Kabupaten Karangasem di tingkat nasional. Ia juga memiliki target untuk bisa menjadi pembawa baki pada upacara kenegaraan.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Kubu, I Ketut Suba, mengungkapkan rasa bangga atas capaian muridnya tersebut. Menurutnya, keberhasilan Gayatri menjadi sejarah baru bagi sekolah.
“Ini pertama kalinya murid kami lolos sampai tingkat nasional. Tentu menjadi kebanggaan luar biasa bagi sekolah,” ujarnya.
Pihak sekolah pun telah berkoordinasi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) guna mendukung persiapan lanjutan. Ke depan, sekolah akan lebih fokus dalam penjaringan dan pembinaan calon Paskibraka agar semakin banyak murid yang mampu berprestasi di tingkat lebih tinggi.
“Ini membuktikan sekolah di desa juga mampu mencetak prestasi nasional, asalkan ada kemauan dan motivasi dari murid,” tandasnya.(st/bpn)








