Ilustrasi susah sinyal TV Digital
Ilustrasi susah sinyal TV Digital. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Keberadaan siaran televisi digital di Kabupaten Karangasem hingga tahun 2026 ternyata belum sepenuhnya bisa dinikmati masyarakat. Sejumlah wilayah masih mengalami kesulitan menangkap sinyal, meski berbagai upaya telah dilakukan warga.

Kondisi ini membuat sebagian masyarakat harus berjuang ekstra agar tetap bisa menonton siaran televisi. Mulai dari membeli set top box hingga memasang antena dengan ketinggian ekstrem, namun hasilnya masih belum maksimal.

“Set top box sudah beli, pasang antena, tapi tetap tidak dapat sinyal. Bahkan sampai disambung dua batang bambu juga masih tidak dapat,” ujar Putu Hendra, salah seorang warga Karangasem.

Warga pun berharap pemerintah dapat segera menghadirkan solusi, terlebih menjelang berbagai agenda siaran penting seperti ajang sepak bola dunia dalam waktu dekat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Karangasem, Ida Nyoman Astawa, membenarkan bahwa masih banyak wilayah di Karangasem yang belum terjangkau siaran TV digital secara optimal. Ia menyebut kondisi serupa juga terjadi di wilayah Bali Utara, Bali Timur, hingga Bangli.

“Belum semua siaran dengan sinyal digital bisa diakses karena kondisi geografis pegunungan, perbukitan, dan lembah,” jelasnya.

Menurut Astawa, karakteristik sinyal digital yang bersifat line of sight membuat jangkauan sangat bergantung pada kondisi geografis. Jika terhalang pegunungan atau perbukitan, maka kualitas sinyal akan menurun bahkan hilang.

Selain itu, faktor perangkat penerima seperti jenis antena, posisi pemasangan, hingga ketinggian juga turut memengaruhi kemampuan menangkap sinyal. Di sisi lain, keterbatasan infrastruktur pemancar atau multiplexing (MUX) juga menjadi kendala karena belum menjangkau seluruh wilayah pelosok Bali.

Ia berharap, pembangunan Turyapada Tower oleh Pemerintah Provinsi Bali di Buleleng dapat menjadi solusi jangka panjang untuk memperluas jangkauan siaran TV digital, termasuk bagi wilayah Karangasem.(st/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News