
BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Karangasem kembali memicu kejadian bencana. Sebuah wantilan di Pura Puseh Desa Tiyingtali, Kecamatan Abang, mengalami kerusakan cukup parah setelah tersambar petir, Senin (6/4/2026).
Peristiwa terjadi saat hujan deras disertai kilat dan petir mengguyur wilayah setempat. Sambaran petir yang kuat menghantam bagian atap bangunan hingga menyebabkan kerusakan pada struktur wantilan.
Plt. Kalaksa BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, menjelaskan bahwa kerusakan paling parah terjadi pada bagian atap, dengan sejumlah genteng dilaporkan berjatuhan.
“Kerusakan terjadi di bagian atap bangunan dan beberapa genteng berjatuhan,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Usai kejadian, pihak pengempon pura segera melaporkan insiden tersebut kepada BPBD Karangasem. Tim kemudian turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan pendataan kerusakan.
Beruntung, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Selain itu, tidak terjadi kebakaran meskipun sambaran petir cukup kuat.
“Tidak ada korban dalam kejadian ini. Untuk kerugian ditaksir sekitar Rp60 juta,” jelas Arimbawa.
BPBD Karangasem mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat cuaca ekstrem, terutama hujan deras yang disertai petir. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan berbagai bencana seperti sambaran petir, pohon tumbang, hingga tanah longsor.
Masyarakat juga diingatkan untuk menghindari area terbuka serta bangunan yang berisiko saat terjadi hujan lebat guna meminimalisir potensi bahaya.(st/bpn)












