
BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Sebuah video yang memperlihatkan keluarga pasien memarahi tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Bebandem, Karangasem, viral di media sosial. Insiden tersebut dipicu persoalan administrasi pembayaran karena pihak puskesmas belum menyediakan layanan pembayaran menggunakan QRIS.
Dalam video yang beredar, terlihat keluarga pasien melontarkan protes dengan nada tinggi sambil merekam petugas. Bahkan, mereka sempat mengancam akan memviralkan kejadian tersebut serta membandingkan layanan puskesmas dengan warung yang sudah menyediakan pembayaran QRIS.
Kepala Puskesmas Bebandem, dr. Made Sudarba, saat dikonfirmasi Sabtu (21/3/2026), menyayangkan sikap keluarga pasien tersebut.
“Seharusnya bisa disampaikan dengan baik-baik. Apalagi rumahnya juga dekat, bisa saja pulang mengambil uang. Kami memang belum memiliki fasilitas QRIS, namun ke depan direncanakan akan menggunakan sistem pembayaran melalui rekening BLUD,” ujarnya.
Ia menjelaskan, peristiwa bermula ketika keluarga tersebut membawa anaknya ke Puskesmas Bebandem dalam kondisi lemas dan sempat tidak sadarkan diri usai menonton ogoh-ogoh.
Setelah dilakukan pemeriksaan, kondisi pasien diduga disebabkan karena belum makan sejak pagi. Petugas kemudian memberikan penanganan medis serta obat untuk pemulihan kondisi pasien.
Saat proses administrasi, pihak keluarga mengaku tidak membawa identitas maupun kartu BPJS Kesehatan dan memilih berobat secara umum. Petugas kemudian membuatkan rincian biaya (kitir) sebagai dasar pembayaran.
Awalnya, keluarga pasien sempat menyampaikan akan menuju ATM untuk melakukan pembayaran. Namun tak lama kemudian mereka kembali ke puskesmas dan meminta melakukan pembayaran menggunakan QRIS.
Karena fasilitas tersebut belum tersedia, situasi pun memanas hingga terjadi adu argumen antara keluarga pasien dan petugas kesehatan.
Pihak puskesmas memastikan pelayanan medis telah diberikan secara maksimal kepada pasien, serta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, termasuk rencana pengembangan sistem pembayaran digital ke depannya.(st/bpn)












