
BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM — Seorang nelayan asal Karangasem mengalami insiden laut saat hendak melaut di perairan Tulamben, Kecamatan Kubu, Kamis (5/2/2026) pagi. Jukung yang dikemudikannya ditabrak kapal tugboat yang sedang menarik tongkang, sekitar dua mil dari garis pantai.
Korban diketahui bernama I Ketut Astika (36). Peristiwa terjadi sekitar pukul 06.00 WITA, saat korban tengah menuju lokasi penangkapan ikan.
Menurut keterangan di lapangan, dari arah laut lepas melintas sebuah tugboat yang menarik tongkang. Diduga karena ukuran jukung yang kecil serta jarak pandang terbatas, nahkoda tugboat tidak menyadari keberadaan perahu nelayan tersebut hingga tabrakan tak terhindarkan.
Benturan keras menghantam bagian depan jukung dan menyebabkan kantir (lunas) perahu patah. Bahkan, jukung sempat terseret beberapa meter mengikuti laju tongkang.
Dalam kondisi darurat, korban memilih melompat ke laut untuk menyelamatkan diri. Ia sempat terombang-ambing di tengah laut sebelum akhirnya terlihat oleh nelayan lain yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Para nelayan tersebut segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke bibir pantai dalam kondisi selamat.
Sementara itu, jukung yang mengalami kerusakan berat ditarik oleh rekan-rekan nelayan. Namun, sejumlah barang milik korban seperti jaring ikan, telepon genggam, serta dompet berisi uang tunai dilaporkan hilang dan tenggelam di laut.
Insiden ini dibenarkan oleh Polres Karangasem melalui Kasat Polair, I Gede Murdana, saat dikonfirmasi.
“Ya betul, kami sedang melaksanakan evakuasi jukung. Kondisi perairan sedang tidak bagus, angin kencang dan gelombang tinggi,” ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta. Dugaan sementara, kecelakaan terjadi karena tugboat penarik tongkang tidak melihat keberadaan jukung nelayan di jalur lintasan.(st/bpn)












