BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Forum Maritim Bali bersama Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (Ditjen PDSKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, serta Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, menggelar kegiatan edukasi bertajuk Giat Edukasi dan Gemar Makan Ikan bagi Generasi Alfa di SD Saraswati 6 Denpasar, Sabtu (10/1/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap laut sejak usia dini, sekaligus mendorong peningkatan konsumsi protein ikan sebagai sumber gizi utama guna mendukung kesehatan fisik dan kecerdasan anak-anak. Sasaran utama kegiatan adalah siswa sekolah dasar yang termasuk dalam kategori Generasi Alfa, generasi yang diharapkan menjadi penerus pembangunan berkelanjutan di masa depan.
Dalam kegiatan tersebut, Forum Maritim Bali menyerahkan sebanyak 30 paket ikan bluefin tuna kepada tenaga pendidik di SD Saraswati 6 Denpasar. Selain itu, sebanyak 300 paket makanan bergizi dengan lauk ikan juga dibagikan kepada para siswa sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program peningkatan gizi anak.
Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat. Ratusan siswa tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang diawali dengan menyanyikan lagu “Ayo Makan Ikan” secara bersama-sama. Keceriaan semakin terasa saat diputar video edukasi tentang laut dan kemaritiman yang dikirim langsung oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Ditjen PDSKP. Tayangan tersebut memberikan gambaran menarik mengenai kekayaan laut Indonesia serta pentingnya menjaga kelestariannya.

Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan tersebut menunjukkan kuatnya sinergi lintas sektor dalam mendukung edukasi kemaritiman dan perbaikan gizi anak sejak usia sekolah.
Edukasi dilaksanakan secara langsung di ruang kelas masing-masing oleh puluhan Duta dan Kids Forum Maritim Bali. Kegiatan ini menyasar siswa kelas 1 yang terdiri dari empat kelas serta siswa kelas 5 yang terdiri dari tiga kelas. Metode pembelajaran langsung di kelas dipilih agar materi dapat disampaikan secara lebih interaktif, komunikatif, dan dekat
dengan keseharian siswa.
Para Duta dan Kids Maritim memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan laut, pelestarian lingkungan pesisir dan perairan, serta peran strategis laut sebagai sumber pangan bergizi bagi masyarakat. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana dan contoh-contoh yang mudah dipahami anak-anak, sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik.
Antusiasme siswa terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Selain mendengarkan pemaparan materi, para siswa juga diajak berdiskusi ringan dan berinteraksi langsung dengan para pemateri. Mereka diberikan contoh perilaku ramah lingkungan, seperti tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, serta memahami bahwa tindakan kecil sehari-hari memiliki dampak besar terhadap kelestarian laut.
Staf Disdikpora Kota Denpasar, Ni Luh Ayu Laksemini, menyampaikan harapannya agar kegiatan edukasi seperti ini dapat meningkatkan kesadaran anak-anak terhadap isu pencemaran laut yang saat ini semakin mengkhawatirkan. Menurutnya, pendidikan lingkungan perlu ditanamkan sejak dini agar tumbuh menjadi kebiasaan positif hingga anak-anak beranjak dewasa.
“Saya berharap dengan adanya Forum Maritim Bali ini dapat mengedukasi anak-anak, terutama tentang kelautan. Saat ini pencemaran laut oleh sampah sangat tinggi, sehingga melalui sosialisasi seperti ini anak-anak mengetahui pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan agar laut tetap bersih dan ikan yang dikonsumsi tetap segar serta menyehatkan,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Sekolah SD Saraswati 6 Denpasar, I Gusti Ayu Ari Nuratih, S.Pd., M.Pd. Ia menilai kegiatan yang digagas Forum Maritim Bali memberikan nilai tambah bagi proses pembelajaran siswa, khususnya dalam memperluas wawasan kemaritiman dan kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Menurutnya, kegiatan ini memberikan pengetahuan baru kepada siswa mengenai pentingnya menjaga kelestarian wilayah perairan, sekaligus pemahaman bahwa laut memiliki peran strategis sebagai penyedia pangan sehat dan bergizi.
“Anak-anak menjadi paham bahwa wilayah perairan perlu dijaga kelestariannya karena merupakan salah satu pemasok makanan sehat bergizi untuk mendukung perkembangan generasi mendatang. Kami berharap kegiatan ini dapat berkelanjutan dan berjalan sesuai harapan bersama,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Forum Maritim Bali, Ketut Adil Darma Yase, menjelaskan bahwa kegiatan edukasi ini sejalan dengan tiga program utama Forum Maritim Bali. Program tersebut meliputi pembangunan nilai-nilai kepedulian terhadap laut sejak usia dini, peningkatan asupan nutrisi protein ikan guna mendukung kecerdasan Generasi Alfa dan Generasi Z, serta peningkatan literasi dan narasi kemaritiman melalui peran aktif Kids dan Duta Maritim yang telah terpilih.
Ia menambahkan, pada tahun 2026 Forum Maritim Bali juga mencanangkan program keempat, yakni mendorong anak-anak untuk meningkatkan minat studi di bidang sains dan riset. Dalam waktu dekat, Forum Maritim Bali berharap dapat menandatangani perjanjian kerja sama dengan Universitas Udayana dan Universitas Gadjah Mada.
“Kolaborasi dengan perguruan tinggi diharapkan dapat membuka wawasan generasi muda terhadap potensi riset kelautan dan perikanan, sekaligus menyiapkan sumber daya manusia unggul yang mampu menjaga dan mengelola sumber daya laut secara berkelanjutan,” jelas Ketut Adil Darma Yase.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Forum Maritim Bali menyalurkan bantuan Makan Bergizi Gratis kepada para siswa. Sebanyak 300 siswa menerima paket makanan dengan lauk ikan. Bantuan ini menjadi bentuk komitmen nyata Forum Maritim Bali dalam mendukung pemenuhan gizi anak-anak, sekaligus memperkuat pesan pentingnya konsumsi makanan sehat berbasis hasil laut.
Melalui kegiatan edukasi ini, Forum Maritim Bali berharap dapat mencetak generasi muda yang sehat, cerdas, berkarakter, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian laut sebagai aset penting bagi keberlanjutan kehidupan dan masa depan bangsa. (ads/bpn)













