BALIPORTALNEWS.COM, JAKARTA – Industri otomotif nasional menunjukkan tren positif menjelang akhir tahun 2025. Berdasarkan data penjualan wholesales, total distribusi mobil dari pabrikan ke dealer di seluruh Indonesia pada Oktober 2025 tercatat mencapai 74.020 unit, atau naik 19% dibandingkan bulan sebelumnya.
Pada periode yang sama, penjualan mobil Astra secara wholesales juga mengalami kenaikan sebesar 4% menjadi 34.888 unit, menunjukkan daya saing kuat di tengah dinamika pasar otomotif nasional.
Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk, Windy Riswantyo, menyampaikan bahwa peningkatan penjualan ini menjadi sinyal positif bagi kebangkitan industri otomotif Indonesia menjelang penutupan tahun.
“Seiring dengan stabilitas ekonomi yang terjaga dan aktivitas pasar yang mulai menunjukkan peningkatan menjelang akhir tahun, kami berharap kondisi ini dapat mendukung perkembangan industri otomotif ke depan,” ujar Windy Riswantyo dalam keterangannya.
Windy menambahkan, komitmen Astra dalam menghadirkan teknologi yang relevan dan layanan purna jual yang unggul menjadi faktor penting dalam menjaga loyalitas pelanggan dan memperkuat posisi Astra di pasar otomotif nasional.
“Konsistensi kami dalam menghadirkan teknologi yang relevan serta layanan purna jual yang unggul menjadi kunci untuk terus menjaga posisi Astra sekaligus mendorong pertumbuhan pasar yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Kenaikan penjualan ini mencerminkan pemulihan daya beli masyarakat serta meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap kondisi ekonomi.
Astra, yang membawahi merek-merek otomotif terkemuka di Indonesia seperti Toyota+Lexus, Daihatsu, Isuzu, BMW, Peugeot, dan UD Trucks, disebut tetap memegang peranan penting dalam mendorong pertumbuhan industri otomotif nasional secara berkelanjutan.(tis/bpn)













