
BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan melaksanakan pelatihan kader kesehatan bagi 15 orang warga binaan terpilih, Kamis (30/10/2025). Kegiatan yang difasilitasi oleh Tim Medis Lapas Tabanan ini jadi langkah nyata dalam memperkuat pelayanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo mengatakan, bahwa pembentukan kader kesehatan merupakan bagian dari akselerasi peningkatan pelayanan bagi warga binaan.
“Pembentukan dan pelatihan kader ini jadi salah satu upaya kami untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih cepat, tanggap, dan menyeluruh bagi seluruh warga binaan,” ungkapnya.
Pelatihan diawali dengan tes pengetahuan dasar kesehatan untuk mengukur pemahaman peserta, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai peran kader kesehatan, serta penyuluhan pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular (P3M). Melalui kegiatan ini, para kader dibekali pemahaman tentang pola hidup bersih dan sehat, serta kemampuan memberikan pertolongan pertama di lingkungan blok hunian.
Dokter Lapas Tabanan, dr. Tresnadewi menegaskan, bahwa kehadiran kader kesehatan berperan penting dalam membantu tenaga medis.
“Kami berharap kader yang terpilih dapat jadi contoh bagi warga binaan lain dalam menjaga kesehatan diri, membangun kebiasaan hidup bersih, dan membantu memberikan pertolongan pertama ketika diperlukan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Fatkhur Rokhman, menambahkan bahwa kader yang telah dipilih telah melalui proses seleksi dan asesmen sesuai regulasi yang berlaku.
“Sebagai perpanjangan tangan tenaga medis Klinik Lapas Tabanan, para kader ini diharapkan mampu bersinergi dengan tim kesehatan untuk menjaga stabilitas dan kebersihan lingkungan hunian,” imbuhnya.
Salah satu warga binaan yang terpilih menjadi kader, Komang, merasa senang dapat ikut ambil bagian dalam program ini.
“Tentunya ini adalah sebuah tugas yang harus kami jalankan dengan penuh tanggung jawab. Namun demikian, kami senang bisa diberikan kepercayaan untuk ikut terlibat dalam setiap kegiatan positif di dalam lapas,” ucapnya.(ita/bpn)












