
BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pemerintah Kabupaten Karangasem menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan berkelanjutan dengan mengintegrasikan isu perubahan iklim ke dalam kebijakan fiskal daerah.
Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem, I Ketut Sedana Merta, saat menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Climate Finance and Budgeting di Indonesia: Peluang dan Tantangan” yang digelar oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Bali, Kamis (23/10/2025) di Denpasar.
Sekda Sedana Merta hadir bersama perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Karangasem. Kehadiran tersebut menunjukkan keseriusan Pemerintah Daerah dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang berwawasan lingkungan.
“Isu perubahan iklim tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi juga pemerintah daerah. Melalui forum seperti ini, kami mendapatkan banyak perspektif bagaimana pembiayaan iklim dapat diimplementasikan secara konkret di Karangasem, termasuk dalam dokumen perencanaan dan penganggaran,” ujar Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Karangasem telah berupaya mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam berbagai aspek kebijakan, mulai dari perencanaan pembangunan, penganggaran, hingga pelaksanaan program yang berbasis pada pelestarian lingkungan hidup.
FGD yang diinisiasi oleh BPK Bali ini turut dihadiri seluruh Sekretaris Daerah se-Provinsi Bali, dan dibuka oleh Ikhsan Aprian, S.T., CertDA, CIISA, CSFA, mewakili Kepala Perwakilan BPK Provinsi Bali, I Nyoman Sugirah Satria Perwira.
Dalam sambutannya, Ikhsan Aprian menekankan pentingnya pengelolaan pembiayaan dan penganggaran iklim sebagai bagian dari sistem pembangunan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi hasil. Ia juga menegaskan perlunya kolaborasi lintas lembaga, akademisi, dan masyarakat untuk memperkuat kebijakan keuangan berbasis iklim yang berkeadilan.
Kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, antara lain: Dr. Ahmad Adib Susilo (Staf Ahli Bidang Keuangan Pemerintah Pusat), Dr. Ida Bagus Made Sutresna (Bappeda Provinsi Bali), dan Dr. Ir. I Made Rentin (Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali).
Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin tumbuh kesadaran kolektif tentang pentingnya peran keuangan publik dalam mendukung mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Pemerintah Kabupaten Karangasem pun berkomitmen untuk terus memperkuat integrasi kebijakan fiskal yang berpihak pada keberlanjutan lingkungan, sejalan dengan visi pembangunan hijau Bali dan Indonesia.(adv/bpn)












