BALIPORTALNEWS.COM, JAKARTA – Samsung kembali memimpin tren pasar ponsel lipat lewat kehadiran Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7. Kedua perangkat ini dinilai membawa inovasi besar, baik dari segi desain maupun kecerdasan buatan (AI) yang kini semakin terintegrasi dengan Google Gemini.
Kehadiran teknologi tersebut bukan hanya memperluas pengalaman pengguna dalam berkreasi dan bekerja, tetapi juga memberikan nilai tambah di tengah gaya hidup modern yang serba cepat.
Menurut Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 tidak sekadar menghadirkan teknologi lipat, melainkan membuka peluang baru bagi pengguna untuk mengeksplorasi passion serta menemukan potensi diri.
“Lewat integrasi Google Gemini, pengguna bisa menggali inspirasi, menemukan insight, dan memperluas kreativitas secara real-time dengan lebih mudah,” ujarnya.
Kecanggihan tersebut juga dirasakan langsung oleh dua figur publik yang tergabung dalam Team Galaxy, yakni Andy Garcia dan Prilly Latuconsina. Andy yang dikenal sebagai content creator mengaku, Galaxy Z Fold7 menjadi perangkat andalannya untuk mengembangkan ide-ide konten. Dengan dukungan Gemini Live, ia dapat melakukan brainstorming, menyusun naskah video, hingga mengedit visual dalam satu perangkat berkat fitur Multi Window.
“Perjalanan saya dari videografer menjadi content creator membuktikan bahwa passion itu tidak punya batas. Galaxy Z Fold7 dengan integrasi Google Gemini membuat proses kreatif jadi lebih efisien dan menyenangkan,” ujar Andy.
Sementara itu, Prilly Latuconsina, aktris sekaligus produser film, juga mengandalkan Galaxy Z Flip7 untuk mendukung aktivitas padatnya. Ia memanfaatkan Gemini Live di FlexWindow untuk merangkum materi sebelum rapat atau mengajar tanpa perlu membuka ponsel sepenuhnya. Selain itu, fitur FlexCam menjadi andalan Prilly dalam membuat konten dengan sudut pandang unik, sementara Gemini Live with Camera membantunya memilih gaya berpakaian sesuai acara.
“Bagi aku, Galaxy Z Flip7 bukan hanya alat komunikasi, tapi asisten cerdas yang membantu aku tetap produktif dan stylish di setiap kesempatan,” katanya.
Selain dari segi fitur, daya tarik Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 juga terletak pada harga dan penawaran yang semakin menarik. Saat dirilis, Galaxy Z Fold7 dibanderol mulai Rp28.499.000 untuk varian 12GB/256GB, Rp31.499.000 untuk varian 12GB/512GB, dan Rp34.999.000 untuk varian tertinggi 16GB/1TB. Sementara itu, Galaxy Z Flip7 hadir dengan harga Rp17.999.000 untuk varian 12GB/256GB dan Rp19.999.000 untuk varian 12GB/512GB. Kini, harga keduanya mengalami penyesuaian. Per Oktober 2025, Galaxy Z Fold7 bisa didapat mulai sekitar Rp25.999.000, sedangkan Galaxy Z Flip7 dibanderol mulai Rp15.999.000, tergantung varian dan promo yang ditawarkan di toko resmi Samsung maupun mitra penjualan.
Untuk memanjakan pengguna, Samsung juga memberikan berbagai penawaran menarik hingga 31 Oktober 2025, termasuk cashback, program Purchase With Purchase (PWP), dan akses gratis Google AI Pro selama enam bulan. Bagi pengguna yang ingin memiliki perangkat ini secara cicilan, tersedia opsi pembayaran mulai dari Rp1 jutaan per bulan, menjadikan ponsel lipat premium ini lebih mudah dijangkau oleh konsumen yang ingin menikmati pengalaman teknologi mutakhir.
Dengan desain elegan, teknologi AI cerdas, serta harga yang semakin kompetitif, Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7 berhasil menarik perhatian konsumen dari berbagai kalangan. Baik untuk mendukung pekerjaan profesional maupun menyalurkan kreativitas, keduanya membuktikan bahwa perangkat lipat bukan lagi sekadar tren, melainkan bagian dari gaya hidup digital masa kini.
Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs resmi www.samsung.com/id.(*/bpn)













