
BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Banjir yang melanda Bali pada 10 September lalu berdampak pada ratusan kendaraan, termasuk mobil-mobil Honda. Tercatat, sekitar 150 unit mobil Honda masuk ke bengkel resmi untuk menjalani perbaikan akibat terdampak banjir.
Branch Manager Honda Denpasar Agung, Honda Dewata Motor, dan Honda Cokroaminoto, Maniki Djauw, saat ditemui setelah Opening Ceremony Honda Festipark Denpasar 2025 di Living World Denpasar, Kamis (16/10/2025), mengatakan bahwa ketiga dealer tersebut menangani berbagai kategori kerusakan kendaraan.
“Ada tiga kategori kerusakan akibat banjir. Kategori ringan hanya sebatas karpet lantai, kategori sedang hingga dashboard, dan kategori berat mencapai atap kendaraan,” jelasnya.
Maniki menambahkan, masing-masing kategori tersebut memerlukan biaya servis yang berbeda. Untuk kategori ringan, biaya perbaikan berkisar Rp2 juta hingga Rp4 juta, sedangkan untuk kerusakan berat yang mencakup sistem kelistrikan dan mesin, biaya bisa mencapai lebih dari Rp100 juta.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap pelanggan terdampak, Honda Prospect Motor (HPM) bekerja sama dengan dealer-dealer di Bali menghadirkan program ‘Honda Peduli Banjir’. Program ini memberikan diskon khusus dan percepatan layanan servis bagi konsumen yang kendaraannya rusak akibat banjir.
“Kami berusaha membantu pelanggan dengan memberikan potongan harga khusus dan mempercepat proses perbaikan. Kalau memang masih ada yang perlu diperpanjang waktunya, tentu akan kami pertimbangkan,” tambah Maniki.
Program ‘Honda Peduli Banjir’ dijadwalkan berakhir pada 18 Oktober 2025, bertepatan dengan penutupan rangkaian Honda Festipark Denpasar 2025.(tis/bpn)












