
BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM — Sebuah jukung milik nelayan asal Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, terbalik akibat dihantam gelombang tinggi dan angin kencang pada Selasa siang (14/10/2025).
Perahu tradisional tersebut diketahui membawa seorang wisatawan asal Inggris bernama Anah Anah Inogen Joned bersama pemilik jukung, I Nyoman Juliantara, yang tengah memancing di perairan Bunutan.
Beruntung, keduanya berhasil selamat dari maut. Mereka sempat bertahan di atas badan jukung yang terbalik sebelum akhirnya diselamatkan oleh pemancing lain yang kebetulan berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi, sebelum insiden terjadi, keduanya sedang memancing di tengah laut sekitar pukul 10.30 WITA. Namun, cuaca tiba-tiba berubah ekstrem, angin kencang disertai gelombang tinggi menghantam perahu hingga terbalik.
Perbekel Desa Bunutan, I Made Suparwata, membenarkan insiden tersebut saat dikonfirmasi wartawan.
“Benar, jukung nelayan yang membawa wisatawan terbalik karena angin kencang dan gelombang tinggi. Untungnya ada pemancing lain di sekitar lokasi yang langsung menolong,” jelasnya.
Menurut Suparwata, aksi cepat para nelayan di sekitar lokasi menjadi faktor penting dalam penyelamatan keduanya.
“Begitu tahu ada kejadian, rekan-rekan nelayan langsung bergerak cepat membantu. Keduanya berhasil dibawa ke pesisir dalam keadaan selamat,” imbuhnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para nelayan dan wisatawan agar selalu waspada terhadap perubahan cuaca, terutama saat aktivitas di laut yang belakangan sering kali berubah secara tiba-tiba akibat kondisi angin dan gelombang ekstrem.(st/bpn)












