
BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Universitas Bali Internasional (UNBI) merayakan Dies Natalis ke-10 dengan mengusung tema ‘Dasa Bhakti: Berdedikasi, Unggul, Inovasi, dan Berkelanjutan’. Kegiatan berlangsung di Aula Kampus UNBI pada Jumat (10/10/2025).
Tema tersebut menjadi refleksi atas satu dekade pengabdian UNBI dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Rektor UNBI, Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Sp.PD-KHOM, menuturkan perayaan sepuluh tahun ini tidak hanya menjadi momentum evaluasi, tetapi juga komitmen memperkuat peran universitas dalam menghasilkan sumber daya manusia unggul dan riset yang berdampak.
“Dalam 10 tahun perjalanan ini, perkembangan UNBI sangat baik. Jumlah program studi terus bertambah seiring kebutuhan masyarakat. Secara kelembagaan, kami telah melalui asesmen eksternal BAN-PT dengan hasil Baik Sekali, termasuk untuk dua program studi unggulan, yaitu Manajemen Rumah Sakit dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja,” ujar Prof. Bakta.
Puncak peringatan Dies Natalis ke-10 akan digelar pada 10 Oktober 2025 melalui Sidang Terbuka Senat UNBI. Sebelumnya, berbagai kegiatan telah dilaksanakan sejak pertengahan September, seperti: Pengabdian bagi Korban Banjir (17 September), Pekan Olahraga dan Seni Mahasiswa (Porsenima) (27 September–2 Oktober), Jalan Santai Sehat, Senam Lansia, Pemeriksaan Kesehatan Gratis, dan UNBI Entrepreneur Expo (3 Oktober), Open Campus bersama SMA/SMK se-Bali (3 Oktober), Pengabdian Masyarakat di Desa Tua, Tabanan (4 Oktober), serta Pekan Ilmiah Mahasiswa (7 Oktober).
Prof. Bakta menambahkan, saat ini UNBI tengah menyiapkan pembukaan Program Studi Kedokteran, dengan pembangunan laboratorium terpadu sebagai bagian dari persyaratan infrastruktur.
“Kami sedang berproses menuju izin pendirian Fakultas Kedokteran. Bersamaan dengan itu, kami memperkuat kolaborasi internasional dengan universitas di China, Korea Selatan, dan Bulgaria untuk mewujudkan joint research, serta pertukaran dosen dan mahasiswa,” ujarnya.
Dengan visi “Go Global, Go International”, UNBI bertekad menjadi universitas swasta yang mampu bersaing di tingkat regional dan global melalui inovasi, kolaborasi, serta penguatan mutu akademik.
“Kunci keberlanjutan kampus swasta adalah kualitas dan kepuasan mahasiswa. Karena itu, kami terus berbenah agar lulusan UNBI tidak hanya berkompeten secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia kerja internasional,” tutup Prof. Bakta.

Menurut Ketua Yayasan Anugerah Husada Bali Indonesia, Dr. Drs. I Nyoman Gede Astina, M.Pd., CHT., CHA, kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan sarana meneguhkan semangat inovasi dan keberlanjutan dalam tridarma.
“Kami terus mendorong peningkatan riset dan publikasi ilmiah. Beberapa hasil penelitian dosen sudah terindeks Scopus dan Sinta. Ke depan, kami menargetkan lebih banyak riset yang didanai oleh DIKTI serta hilirisasi hasil pengabdian menjadi produk nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Didirikan pada 2015 di atas lahan seluas 32 are, UNBI kini telah memiliki 15 program studi, termasuk dua program profesi.
Sejak bertransformasi dari Institut Ilmu Kesehatan Medika Persada Bali, universitas ini menunjukkan perkembangan pesat dalam jumlah mahasiswa, dosen bersertifikasi, dan kerja sama akademik lintas negara. (ads/bpn)












